Kankemenag Sleman News (MTsN 9 Slm) – Dalam rangka menyambut Tahun Ajaran 2026/2027, MTsN 9 Sleman menyelenggarakan workshop bertema “Penguatan Integritas ASN dan Harapannya, semangat yang dibangun melalui workshop ini dapat tercermin dalam budaya kerja yang positif serta pelayanan pendidikan yang semakin berkualitas bagi seluruh murid dan masyarakat.”Optimalisasi Pembelajaran Berkualitas dalam Mewujudkan Madrasah Unggul” pada Kamis (9/7/2026). Kegiatan yang berlangsung mulai pukul 08.00 WIB hingga selesai tersebut dilaksanakan di Ruang Keterampilan MTsN 9 Sleman dan diikuti oleh seluruh guru serta tenaga kependidikan.

Workshop ini turut menghadirkan Tri Wahyuni, Plt. Kepala Seksi Pendidikan Madrasah Kementerian Agama Kabupaten Sleman, sebagai pemateri pertama. Kegiatan ini juga dihadiri oleh Pengawas Pembina Kementerian Agama Kabupaten Sleman, Asih Budiati, yang memberikan dukungan terhadap upaya peningkatan kualitas sumber daya manusia di lingkungan madrasah.

Dalam paparannya, Tri Wahyuni menyampaikan materi mengenai Internalisasi Core Values ASN BerAKHLAK (Berorientasi pelayanan, Akuntabel, Kompeten, Harmonis, Loyal, Adaptif, Kolaboratif) dan Integritas sebagai landasan utama dalam membangun budaya kerja aparatur sipil negara yang profesional, berorientasi pada pelayanan, serta mampu menghadirkan pendidikan yang berkualitas. Ia menekankan bahwa nilai-nilai BerAKHLAK tidak cukup hanya dipahami sebagai slogan, melainkan harus diwujudkan dalam setiap sikap, keputusan, dan pelayanan kepada murid maupun masyarakat.

“Core Values ASN BerAKHLAK harus menjadi budaya kerja yang hidup dalam diri setiap aparatur. Integritas adalah fondasi utama. Ketika guru dan tenaga kependidikan memiliki integritas yang kuat, maka kepercayaan masyarakat akan tumbuh, pelayanan pendidikan menjadi berkualitas, dan madrasah akan mampu melahirkan generasi yang unggul serta berkarakter,” tegas Tri Wahyuni.

Lebih lanjut, Tri Wahyuni juga mengajak seluruh ASN di lingkungan madrasah untuk senantiasa menjaga komitmen terhadap nilai-nilai dasar ASN, mulai dari berorientasi pelayanan, akuntabel, kompeten, harmonis, loyal, adaptif, hingga kolaboratif. Menurutnya, keberhasilan sebuah madrasah tidak hanya ditentukan oleh sarana dan prasarana, tetapi juga oleh kualitas karakter dan integritas seluruh sumber daya manusianya. Ia pun mengingatkan pentingnya membangun budaya kerja yang bersih, transparan, dan bertanggung jawab sebagai bagian dari upaya mewujudkan tata kelola madrasah yang profesional.

Workshop berlangsung dengan antusias. Para peserta mengikuti setiap sesi materi secara aktif dan terlibat dalam diskusi mengenai implementasi nilai-nilai BerAKHLAK dalam pelaksanaan tugas sehari-hari di madrasah. Kegiatan ini menjadi momentum awal untuk memperkuat komitmen seluruh warga MTsN 9 Sleman dalam meningkatkan profesionalisme serta menghadirkan pembelajaran yang bermutu pada tahun ajaran baru.

Melalui workshop ini, MTsN 9 Sleman berharap seluruh guru dan tenaga kependidikan semakin siap menghadapi tantangan pendidikan dengan mengedepankan integritas, kolaborasi, dan semangat pelayanan, sehingga cita-cita mewujudkan madrasah yang unggul, berprestasi, dan berkarakter dapat tercapai secara berkelanjutan. Harapannya, semangat yang dibangun melalui workshop ini dapat tercermin dalam budaya kerja yang positif serta pelayanan pendidikan yang semakin berkualitas bagi seluruh murid dan masyarakat. (cr/dpj)