Kemenag Sleman News â Komitmen meningkatkan mutu pendidikan madrasah terus diperkuat Kantor Kementerian Agama Kabupaten Sleman. Hal tersebut tampak dalam kegiatan Workshop Penguatan Manajemen dan Sinergitas Madrasah Menuju Asta Protas Kementerian Agama bagi civitas akademika MIN 1 Sleman yang digelar di Savita Inn Garden Hotel Sleman Yogyakarta, Jumat (8/5/2026).
Kegiatan ini dihadiri Kepala Kantor Kemenag Sleman H. Nadif didampingi Plt Kasi Dikmad Tri Wahyuni, Pengawas Madrasah Ali Sofha, Kepala MIN 1 Sleman beserta guru dan pegawai, serta perwakilan Ombudsman DIY. Workshop menjadi ruang refleksi dan penguatan kapasitas bersama guna membangun budaya kerja yang lebih profesional, inovatif, dan berorientasi pelayanan.
Dalam sambutannya, Kepala MIN 1 Sleman Ummu Aiman mengajak seluruh civitas akademika melakukan refleksi diri dan madrasah melalui pola pikir âsiapa kita, bisa apa kita, dan jadi apa kitaâ. Refleksi tersebut diwujudkan melalui tujuh program unggulan bertajuk SEVEN UP MIN 1 Sleman guna memperkuat karakter religius, budaya prestasi, layanan prima, literasi digital, serta inovasi pembelajaran.
MIN 1 Sleman juga mengembangkan program Nutrition Go To School (NGTS) bersama Kanwil Kemenag DIY, Universitas Ahmad Dahlan, dan SEAMEO Recfon untuk mendukung kesehatan siswa, budaya hidup bersih, Adiwiyata, dan nilai ekoteologi.
âSEVEN UP kami hadirkan sebagai ikhtiar bersama agar layanan dan prestasi MIN 1 Sleman terus meningkat,â ujar Ummu Aiman.
Sementara itu, Kakankemenag Sleman H. Nadif menegaskan bahwa forum penguatan kapasitas seperti ini harus menjadi tradisi akademik yang melahirkan perubahan nyata dalam kualitas layanan dan prestasi madrasah. Menurutnya, tingginya kepercayaan masyarakat kepada madrasah harus diimbangi dengan kualitas output yang semakin baik.
âMadrasah hari ini harus lebih baik dari hari kemarin. Saya ingin seluruh madrasah di Sleman kaya prestasi dan terus berbenah menjawab kebutuhan masyarakat,â tegas Nadif.
Ia juga mendorong seluruh madrasah untuk terus melakukan refleksi terhadap proses pembelajaran, menyusun program berbasis persoalan nyata, serta memperkuat reformasi birokrasi menuju budaya kerja yang lebih positif, adaptif, dan berdampak bagi masyarakat.
Melalui kegiatan ini, Kemenag Sleman kembali menegaskan komitmennya dalam membina madrasah agar terus tumbuh sebagai lembaga pendidikan yang unggul, inovatif, serta selaras dengan semangat Asta Protas Kementerian Agama RI.(isa))
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berdiskusi.