Kemenag Sleman News – Menjelang pelaksanaan kegiatan Lebaran Yatim dan Penyandang Disabilitas Tahun 2026, u Kantor Kementerian Agama Kabupaten Sleman menggelar Rapat Koordinasi Persiapan pada Selasa (23/6/2026) di Smartaroom kantor setempat. Rapat tersebut dihadiri oleh Kepala Kantor Kemenag Sleman Nadhif, Kasubbag Tata Usaha Sangaji, serta jajaran panitia dan pihak terkait.

Dalam arahannya, Kepala Kantor Kemenag Sleman menegaskan bahwa kegiatan Lebaran Yatim dan Penyandang Disabilitas merupakan wujud nyata kepedulian sosial sekaligus bentuk sinergi dan kolaborasi antara Kementerian Agama Kabupaten Sleman dengan Badan Amil Zakat Nasional (Baznas).

“Kegiatan ini bukan sekadar agenda seremonial, tetapi menjadi momentum untuk menghadirkan kebahagiaan dan perhatian kepada anak-anak yatim serta penyandang disabilitas. Ini adalah bentuk kepedulian bersama yang harus terus kita kuatkan,” ujar Nadhif.

Pada rapat tersebut dibahas berbagai aspek teknis pelaksanaan kegiatan, mulai dari peserta, rangkaian acara, hingga koordinasi antar pihak yang terlibat guna memastikan kegiatan berjalan lancar dan memberikan manfaat optimal bagi para penerima manfaat.

Rencananya, kegiatan Lebaran Yatim dan Penyandang Disabilitas akan menghadirkan sekitar 40 anak yatim yang berasal dari madrasah dan Kampung Zakat di wilayah Kabupaten Sleman. Selain penyaluran bantuan dan santunan, acara juga akan dirangkai dengan penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) Program Sleman Religi Gen Z Memakmurkan Masjid.

Program tersebut diharapkan menjadi langkah strategis dalam mendorong keterlibatan generasi muda dalam memakmurkan masjid melalui berbagai kegiatan keagamaan, sosial, dan pemberdayaan masyarakat.

Melalui koordinasi yang matang, Kemenag Sleman optimis kegiatan Lebaran Yatim dan Penyandang Disabilitas Tahun 2026 dapat berjalan sukses serta menjadi sarana memperkuat nilai-nilai kepedulian, kebersamaan, dan semangat berbagi di tengah masyarakat. (tnf)