Kemenag Sleman News – Kurikulum merupakan perangkat penting bagi suatu lembaga pendidikan seperti madrasah.  Kurikulum disusun sebagai pedoman  yang harus dipahami seluruh Civitas Akademik madrasah.  “Struktur kurikulum disesuaikan dengan regulasi yang ditentukan.  Perting menuliskan target-target dengan angka sehingga terukur pencapaiannya.  Alhamdulillah banyak kemajuan dalam penyusunan,” ujar Hj. Anita Isdarmini,S.Pd.,M.Hum saat Review Kurikulum Kamis (04/06/2026) di aula 2 MAN 4 Sleman. Kegiatan diikuti seluruh anggota tim pengembang kurikulum.

“Pelaksanaan kokurikuler juga untuk penguatan karakter yang tak tercukupi dalam pelaksanaan di intrakurikuler. Pada setiap pertemuan pembelajaran, setiap guru harus mengintegrasi nilai-nilai Pancacinta Kurikulum Berbasis Cinta,” tegas Anita. Setiap guru saat mengajar guru harus mengintegrasikan KBC dalam setiap materi pembelajaran.  Dan semua itu bertujuan untuk penguatan karakter murid, ia menambahkan.

Pembahas kedua Pengawas Madrasah Hj. Asih Budiarti,M.Sc menegaskan setiap guru harus menguatkan karakter positif pada diri siswa.  “Fasilitator pada kokurikuler bertugas menyiapkan scenario kegiatan kokurikuler, seperti membuat draft.   Dan hal yang paling penting adalah pentingnya kebersamaan dalam pelaksanaan kokurikuler,  tegas Asih Budiarti.

Menjaga kebersamaan dalam menjalankan tugas sangat penting untuk ditekankan disertai dengan penguatan karakter dalam setiap pembelajaran dan kegiatan.  “Tunakan tugas sebagai Amanah dengan senang dan sepenuh hati, dilaksanakan dengan penuh tanggung jawab dalam menunaikan tugas,” tegas Asih Budiarti.

Secara umum, penyusunan kurikulum di MAN 4 Sleman mengalami banyak kemajuan.  Namun demikian ada beberapa hal yang perlu disempurnakan, pungkasnya.  (eds)