Sleman (MAN 4 Sleman)âEra digital dan perkembangannya, tidak bisa dihindari dalam kehidupan sehari-hari, bahkan hampir masuk di semua lini kehidupan. Tentu saja, pengaruh positif dan negative yang harus disikapi dengan bijak, serta bagaimana agar aman dan terhindar dari kejahatan teknologi digital ini.
Hal tersebut diketengahkan pada Seminar tentang âTentang Edukasi Keamanan Siber bagi Generasi Muda : Tantangan dan Proteksi Diri di Era Digitalâ, yang diselenggarakan atas Kerjasama MAN 4 Sleman dengan Mahasiswa PPL Regional Prodi PAI FIAI UII, Senin (13/11/2023) pagi, di Aula madrasah. Ada tiga narasumber pada kegiatan ini, yaitu Marâatun Nur Afifah, M.Pd.I. (Ketua PAI UII), Rizal Aji Nugroho (Mahasiswa PAI UII), dan Burhan Nudin, M.Pd.I., (Dosen PAI UII).
Kepala MAN 4 Sleman Drs.Arif Makruf, M.A., M.Si menyambut baik kegiatan ini. Ungkapnya, perkembangan teknologi digital harus diikuti. âKalau tidak didikuti kita akan kesulitan, dan kalau tidak ada digital, kita akan tertinggal,â ujarnya. Arif berharap, seluruh civitas akademika mempunyai kesadaran, tentang perkembangan teknologi ini. Menurutnya, teknologi digital itu ibarat pisau, tergantung siapa yang menggunakan pisau tersebut. Untuk itu, banyak hal yang positif pada teknologi digital, antara lain; untuk belajar, mencari buku digital, jurnal imiah, bisnis online, dan lain sebagainya. Pemateri pertama, Marâatun Nur Afifah menuturkan, dalam berinteraksi di dunia maya harus berhati-hati agar tetap memperhatikan keamanan, meliputi keamanan password, pengelolaan privasi. Selain itu juga, mengetahui ancaman cyber, etika berinternet, penggunaan yang bertanggung jawab, dan cara merespon terhadap ancaman. Sedangkan Pemateri kedua, Rizal Aji Nugroho menyampaikan tentang Hacker dan kejahatannya di dunia maya. Sementara itu Burhan Nudin menyampaikan materi tentang Strategi penanganan psikologis perilaku manusia di era digitalisasi. (dzl)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berdiskusi.