Kemenag Sleman News (MAN 2 Sleman) â MAN 2 Sleman menyelenggarakan workshop risetdengan tema âRiset itu Keren, dari Masalah menjadi Karya Ilmiahâ (4/02/2026). Kegiatan yang diselenggarakan di aula atas ini, diikuti oleh siswa kelas X dan XI yang memiliki minat dan ketertarikan di bidang riset dan penelitian ilmiah.
Workshop ini menghadirkan narasumber Asyif Awaludin Romadhoni, M.Pd., Founder and Lead of Citta Pramana. Dalam penyampaian materinya, beliau menjelaskan bahwa ide penelitian dapat berasal dari berbagai hal sederhana di sekitar siswa. Ide riset tidak harus rumit, tidak selalu bersumber dari jurnal ilmiah, dan tidak pula harus merupakan sesuatu yang benar-benar baru di tingkat dunia.
Lebih lanjut, Asyif menekankan bahwa menjadi peneliti tidak identik dengan menjadi orang yang paling pintar. Seorang peneliti justru adalah individu yang memiliki kepekaan terhadap masalah, merasa resah dan tidak puas terhadap suatu fenomena, serta berani mengajukan pertanyaan kritis. Dari sikap inilah, sebuah masalah dapat diolah menjadi karya ilmiah yang bernilai.
Kegiatan berlangsung dengan suasana interaktif dan antusias. Para siswa aktif menyimak materi serta berdiskusi mengenai potensi ide penelitian yang dapat dikembangkan sesuai dengan minat masing-masing.
Kepala MAN 2 Sleman, Drs. Wiranto Prasetyahadi, M.Pd., dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya workshop ini. Beliau berharap kegiatan tersebut mampu menumbuhkan budaya riset di lingkungan madrasah.
âMelalui kegiatan ini, kami berharap siswa MAN 2 Sleman semakin peka terhadap permasalahan di sekitarnya, berani bertanya, dan mampu menuangkan gagasannya dalam bentuk karya ilmiah,â ungkapnya.
Dengan adanya workshop riset ini, MAN 2 Sleman terus berkomitmen untuk mendukung pengembangan kemampuan berpikir kritis dan ilmiah siswa sebagai bekal menghadapi tantangan akademik di masa depan. (LAN)



Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berdiskusi.