Kemenag Sleman News – Peringatan Hari Amal Bhakti (HAB) ke-80 Kementerian Agama Tahun 2026 di Kantor Kementerian Agama Kabupaten Sleman tidak hanya menjadi momentum tasyakuran, tetapi juga refleksi dan penguatan komitmen peningkatan layanan kepada masyarakat. Kegiatan tasyakuran digelar di Aula Lantai 3 Kankemenag Sleman, Jumat (2/1/2025).
Kegiatan yang mengusung semangat transformasi dan digitalisasi layanan publik ini dihadiri oleh Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Sleman, H. Nadhif, bersama jajaran pimpinan, para Kepala KUA, Kepala Madrasah Negeri seluruh jenjang mulai dari MI hingga MA se-Kabupaten Sleman, serta seluruh pegawai Kemenag Sleman.
Mengawali sambutan, Ketua Panitia HAB ke-80 Kemenag Sleman, H. Sangaji, menyampaikan rasa syukur atas capaian program spiritual yang menjadi bagian dari rangkaian HAB. Ia menegaskan bahwa target 80 kali khataman Al-Qurâan berhasil tercapai berkat sinergi dan kolaborasi seluruh elemen.
âAlhamdulillah, target 80 kali khataman Al-Qurâan dapat kita wujudkan. Terima kasih kepada seluruh madrasah dan pondok pesantren atas kolaborasi yang sangat baik, serta kepada seluruh keluarga besar Kemenag Sleman atas dukungan terhadap seluruh rangkaian kegiatan HAB ke-80 hingga penutupan nanti,â ungkap H. Sangaji.
Sementara itu, Kepala Kantor Kemenag Sleman, H. Nadhif, menegaskan bahwa tasyakuran HAB ke-80 bukan sekadar seremoni, melainkan media evaluasi, refleksi, dan tafakur atas perjalanan dan capaian program selama satu tahun terakhir.
âKegiatan ini adalah walimatut tasyakur, walimatud doa, sekaligus walimatut tafakur. Momentum untuk mengevaluasi dan merefleksikan program-program yang telah kita jalankan selama satu tahun. Terima kasih atas seluruh dukungan dan kebersamaan yang telah mengantarkan Kemenag Sleman meraih berbagai prestasi, termasuk di tingkat nasional,â tutur H. Nadhif.
Lebih lanjut, H. Nadhif menekankan pentingnya menjaga semangat kolektif dalam merawat prestasi serta mengawal isu-isu strategis Kementerian Agama.
âPrestasi yang kita raih adalah hasil kontribusi seluruh warga Kemenag Sleman. Ke depan, kita diminta benar-benar mengawal program ekoteologi serta isu-isu kerukunan umat beragama. Kami juga mohon doa dan dukungan agar Kemenag Sleman dapat lolos dan meraih predikat Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK),â imbuhnya.

Sebagai wujud nyata transformasi dan inovasi layanan, peringatan HAB ke-80 Kemenag Sleman ditandai dengan peluncuran empat aplikasi layanan digital, yakni SIPUAS, SIREKAP, KDA, serta portal sleman.kemenag.go.id. Peluncuran ini menjadi simbol komitmen Kemenag Sleman dalam memperkuat digitalisasi layanan yang lebih cepat, transparan, dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat.(isa)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berdiskusi.