Kemenag Sleman News â Kantor Kementerian Agama Kabupaten Sleman melalui Seksi Pendidikan Agama Islam (PAIS) menggelar kegiatan SMASH (Sharing Masalah dan Aksi Solutif Harmonis) bertema âMeningkatkan Kualitas Diri Melalui Personal Branding GPAIâ. Kegiatan ini diikuti sekitar 50 guru Pendidikan Agama Islam jenjang SD dan SMP di Kabupaten Sleman sebagai ruang berbagi pengalaman sekaligus penguatan kapasitas diri guru.
Kepala Seksi PAIS Kankemenag Sleman, Ali Afandi, menyampaikan bahwa SMASH dirancang sebagai wadah pengembangan diri bagi guru PAI yang memiliki semangat untuk terus belajar dan meningkatkan kualitas pribadi.
âPengembangan diri ini lahir dari minat dan kesadaran pribadi guru. Orientasinya adalah membangun guru yang berkualitas melalui personal branding,â jelas Ali.
Sementara itu, Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Sleman menegaskan bahwa pengembangan diri guru harus mampu menjawab tantangan pendidikan di era digital. Ia menyoroti pentingnya kesiapan guru menghadapi perkembangan Artificial Intelligence (AI), penguatan kesadaran ekoteologi, serta penanaman nilai moderasi beragama kepada peserta didik.
âGuru harus terus belajar agar tidak tertinggal oleh perkembangan zaman, sekaligus membimbing anak-anak agar bijak bermedia sosial, peduli lingkungan, dan menjunjung tinggi toleransi,â pesannya.

Melalui kegiatan ini, Kankemenag Sleman berharap guru PAI semakin adaptif dan profesional dalam mendidik generasi muda. Upaya ini menjadi bagian dari komitmen menghadirkan Kemenag Berdampak sekaligus mendukung terwujudnya program Sleman Religi melalui penguatan karakter dan nilai keagamaan pada peserta didik. (isa)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berdiskusi.