Kemenag Sleman News (MTsN 4 Sleman) â Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS) Kabupaten Sleman menyelenggarakan kegiatan PP TKAâTKAD Tahap 1 jenjang SMP/MTs secara semi online. Kegiatan ini berlangsung selama empat hari, mulai Senin hingga Kamis (20-23/10/2025), dan diikuti oleh seluruh siswa kelas IX dari berbagai sekolah di Kabupaten Sleman, termasuk 164 siswa MTsN 4 Sleman.
Pelaksanaan kegiatan PP TKAâTKAD Tahap 1 di MTsN 4 Sleman pada hari pertama berjalan tertib dan lancar. Asesmen dilaksanakan di tiga ruang laboratorium komputer madrasah dengan dua sesi setiap harinya. Setiap sesi berlangsung sekitar dua jam dengan pengawasan dari guru yang bertugas menjadi pengawas.
Mata pelajaran yang diujikan dalam kegiatan PP TKAâTKAD Tahap 1 meliputi TKA Bahasa Indonesia, TKA Matematika, TKAD Bahasa Inggris, dan TKAD IPA. Masing-masing materi asesmen terdiri atas 40 butir soal yang dikerjakan secara digital. Bentuk soal disusun bervariasi, mulai dari pilihan ganda sederhana, pilihan ganda kompleks model multiple choice multiple answers (MCMA), hingga pilihan ganda kompleks kategori, sehingga menuntut ketelitian dan pemahaman konsep dari para peserta.

Kepala MTsN 4 Sleman, Harsoyo, menyampaikan bahwa pelaksanaan kegiatan ini menjadi sarana penting untuk memotret kemampuan akademik siswa secara objektif. âKami mendukung penuh kegiatan PP TKAâTKAD karena dapat memberikan gambaran riil tentang capaian belajar siswa. Hasil asesmen ini menjadi bahan evaluasi bagi madrasah dalam meningkatkan mutu pembelajaran di PP TKAâTKAD tahap berikutnya,â ungkap Harsoyo dengan penuh semangat.
Sementara itu, Wakil Kepala Bidang Kurikulum Astuti Kusumawati menambahkan bahwa kegiatan ini juga melatih kesiapan siswa menghadapi asesmen berbasis komputer. âMelalui kegiatan PP TKAâTKAD, siswa tidak hanya diuji pengetahuannya, tetapi juga dibiasakan menghadapi asesmen digital. Ini penting sebagai bekal mereka menuju jenjang pendidikan selanjutnya,â terang Astuti.
Kegiatan TKA sendiri merupakan asesmen standar nasional yang bertujuan untuk mengukur capaian akademik siswa pada beberapa mata pelajaran tertentu secara objektif. Hasil asesmen tidak digunakan sebagai dasar kelulusan, tetapi sebagai indikator seleksi ke jenjang pendidikan berikutnya, penjaminan mutu, serta penyetaraan antar jalur pendidikan. (epr)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berdiskusi.