Kemenag Sleman News ( MTsN 2 Sleman) —  MTsN 2 Sleman mengadakan kegiatan kunjungan edukatif ke Perpustakaan Daerah Kabupaten Sleman dan Museum Gunung Merapi pada Selasa (19/5/2026). Kegiatan tersebut diikuti oleh 24 siswa kelas 7 dan 8 dengan didampingi tiga guru pendamping, yakni Aanii, Iwang, dan Juli.

Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan budaya literasi siswa sekaligus menambah wawasan tentang edukasi kebencanaan dan sejarah erupsi Gunung Merapi. Para peserta tampak antusias mengikuti seluruh rangkaian kegiatan sejak pagi hari.

Sesampainya di Perpustakaan Daerah Kabupaten Sleman, siswa mendapatkan sambutan hangat dari para narasumber, yaitu Widyastuti, Dika, dan Fiyan. Dalam sesi tersebut, siswa diperkenalkan dengan berbagai jenis layanan yang tersedia di perpustakaan daerah, mulai dari layanan peminjaman buku, layanan referensi, ruang baca anak dan umum, layanan digital, hingga fasilitas multimedia.

Para siswa juga mendapat penjelasan mengenai tata cara mencari buku dan membuat referensi dari sumber bacaan yang benar. Kegiatan ini menjadi pengalaman berharga bagi siswa untuk mengenal lebih dekat fungsi perpustakaan sebagai pusat informasi dan sumber belajar.

Selain itu, peserta diajak membaca berbagai koleksi buku yang tersedia di perpustakaan. Suasana ruang baca tampak ramai dengan siswa yang antusias memilih dan membaca buku sesuai minat mereka. Tidak hanya itu, siswa juga mengikuti pemutaran film pendek bertema Hari Qurban yang memberikan pesan tentang keikhlasan, kepedulian, dan nilai-nilai berbagi kepada sesama.

Setelah kegiatan di Perpustakaan Daerah selesai, rombongan melanjutkan kunjungan edukasi ke Museum Gunung Merapi. Di lokasi tersebut, siswa memperoleh pengetahuan mengenai sejarah erupsi Gunung Merapi, mitigasi bencana, serta pentingnya kesiapsiagaan menghadapi bencana alam.

Para peserta tampak tertarik saat melihat berbagai koleksi museum, miniatur gunung, dokumentasi erupsi, hingga alat-alat yang digunakan dalam pemantauan aktivitas Merapi. Kunjungan ini memberikan pengalaman belajar yang berbeda karena siswa dapat melihat secara langsung informasi yang selama ini dipelajari di dalam kelas.

Guru pendamping, Aanii, menyampaikan bahwa kegiatan tersebut sangat bermanfaat untuk meningkatkan minat baca dan menambah wawasan siswa.

“Kegiatan ini menjadi sarana belajar yang menyenangkan bagi siswa. Mereka tidak hanya belajar tentang literasi di perpustakaan, tetapi juga mendapatkan edukasi tentang kebencanaan di Museum Gunung Merapi,” ujarnya.

Hal senada juga disampaikan oleh Iwang yang berharap kegiatan luar kelas seperti ini dapat terus dilaksanakan untuk menambah pengalaman belajar siswa secara langsung.

Sementara itu, para siswa mengaku senang mengikuti kegiatan tersebut karena mendapatkan pengalaman baru yang menarik dan edukatif. Mereka berharap dapat kembali mengikuti kunjungan belajar serupa di kesempatan berikutnya.

Melalui kegiatan kunjungan perpustakaan dan museum ini, MTsN 2 Sleman terus berupaya menghadirkan pembelajaran yang kreatif, interaktif, dan bermakna bagi siswa. Selain meningkatkan literasi, kegiatan ini juga menanamkan semangat belajar, rasa ingin tahu, dan kepedulian terhadap lingkungan serta kebencanaan. (dwk/tnf)