Kemenag Sleman News (MAN 4 Sleman) – Sukacita mewarnai kelulusan para murid kelas XII MAN 4 Sleman, saat pengumuman Selasa (4/5/2026) secara online.  “Pengumuman dilaksanakan sea online, setiap siswa mengirim pesan melalui WA dan madapat respon dari admin.  Kami tidak mengumpulkan siswa dan tidak ada kerumunan sehingga lingkungan madrasah kami tetap kondusif,” ujar Safitri Ida Kusumastuti,S.S. Wakil Kepala Madrasah Bidang (Wakabid) Akademik di ruang kerjanya Rabu (6/5/2026).  Total kelas 12 ada 192 yang menyelesaikan studi di madrasah yang berlokasi di Pojok Harjobinangun Pakem Sleman itu.

            Para murid pun mengungkapkan rasa syukurnya dengan memberikan sesuatu yang bermanfaat bagi orang lain.  “Alhamdulillah, ada sekitar 36 judul buku seperti novel hingga buku-buku pengetahuan praktis diserahkan siswa-siswi kelas XII sebagai bentuk ungkapan rasa Syukur.  Rata-rata per kelas ada 6 judul buku yang diserahkan,” ujar Kepala Perpustakaan Baitul Hikmah, Nira Intan Sari,M.Pd Kamis (7/5/2026) di kantornya.  Nira menyampaikan apresiasi dan terima kasihnya kepada para siswa yang dengan Ikhlas menghibahkan buku.

            Para murid yang dinyatakan lulus pun berdatangan ke Perpustakaan Baitul Hikmah untuk menghibahkan buku.  Hibah buku selain menambah koleksi perpustakaan, juga pastinya akan memberi banyak manfaat bagi orang lain.  Selain itu juga untuk penguatan literasi di kalangan civitas akademik MAN 4 Sleman.   â€œHibah buku lebih memberi banyak manfaat, tahan lama dan terhindar dari kegiatan hura-hura.  Sejak awal pihak madrasah berpesan untuk menghindari hura-hura, memotivasi kegiatan yang lebih bermanfaat,” lanjut Nira.

            Kepala MAN 4 Sleman Ahmad Arif Makruf,M.A.,M.Si menyambut baik apa yang dilakukan siswa-siswi yang dinyatakan lulus dengan hibah buku.  “Kami berharap sikap dan Tindakan positif tetap dilakukan para murid yang lulus.  Langkah ini bisa dikatakan Langkah awal untuk memasuki dunia nyata yang lebih banyak tantangan,” tegasnya.   Lulus bukanlah tujuan, tatapi baru Langkah awal memasuki dunia baru dengan kehidupan nyata, dengan awal yang baik akan memunculkan kebaikan-kebaikan baru selanjutnya, pungkas Arif.  (eds)