Kemenag Sleman News — Komitmen menghadirkan layanan pendidikan madrasah yang berkualitas dan berdampak kembali ditegaskan melalui penandatanganan Provisional Hand Over (PHO) pembangunan SBSN Perpustakaan dan Laboratorium Terpadu di MTsN 7 Sleman, Jumat (24/4/2026).

Acara yang dihadiri Kakankemenag Sleman H. Nadif, PPK H. Muh Wazid, Plt Kasi Dikmad Tri Wahyuni, , jajaran Bidang Pendidikan Madrasah Kanwil, kepala madrasah beserta tim, konsultan perencana, konsultan pengawas, dan pelaksana ini berlangsung dalam suasana penuh optimisme.

Dalam sambutannya, PPK H. Muh Wazid menyampaikan apresiasi atas kolaborasi seluruh pihak hingga pekerjaan fisik dapat terselesaikan dengan baik. Ia menegaskan bahwa tahapan selanjutnya akan difokuskan pada pengadaan peralatan penunjang.


“Alhamdulillah, pekerjaan fisik telah terselesaikan dengan baik. Tahapan berikutnya adalah pengadaan peralatan mesin agar fasilitas ini benar-benar optimal dalam mendukung proses pembelajaran,” ungkapnya.

Sementara itu, Kakankemenag Sleman H. Nadif menekankan bahwa progres pembangunan menunjukkan capaian positif meski masih terdapat beberapa catatan kecil yang perlu segera ditindaklanjuti pada masa penyerahan sementara.


“Secara umum deviasi program menunjukkan hasil yang positif. Namun, beberapa catatan kecil perlu segera disempurnakan dalam masa pemeliharaan agar kualitas bangunan benar-benar maksimal,” tegasnya.

Ia juga mengingatkan bahwa masa pemeliharaan berlangsung hingga 20 Oktober 2026 sebagai bagian dari komitmen menjaga mutu hasil pembangunan.

Plt Kasi Pendidikan Madrasah turut menegaskan pentingnya optimalisasi pemanfaatan fasilitas yang telah dibangun.
“Kami berharap perpustakaan ini menjadi pusat literasi yang melahirkan siswa-siswa gemar membaca, sementara laboratorium terpadu dimanfaatkan secara maksimal untuk meningkatkan kompetensi. Dengan kompetitor yang semakin beragam, fasilitas ini harus benar-benar dimanfaatkan sebaik mungkin,” ujarnya.

Penandatanganan PHO ini menjadi langkah strategis dalam mendukung implementasi nilai-nilai Asta Protas Kementerian Agama RI, khususnya pada penguatan kualitas layanan pendidikan, transformasi digital dan sarana prasarana, serta tata kelola yang akuntabel dan berdampak.

Dengan selesainya tahap ini, MTsN 7 Sleman semakin siap melangkah sebagai madrasah yang kompetitif, tidak hanya dalam aspek akademik tetapi juga dalam penguatan karakter dan budaya literasi, sejalan dengan semangat Kementerian Agama dalam mewujudkan pendidikan yang inklusif, berkualitas, dan berdampak nyata bagi masyarakat. (isa)