Kemenag Sleman News â Komitmen Kankemenag Sleman dalam menghadirkan layanan keagamaan inklusif terus diperkuat melalui program Permata (Pelayanan Ramah Masyarakat Rentan), salah satunya lewat kegiatan Ekaristi dan ramah tamah adiyuswa Wilayah Santo Don Bosco di Gereja Paroki Keluarga Kudus Banteng, Sabtu (16/5/2026).
Kegiatan yang diikuti lebih dari 150 peserta itu menghadirkan lansia, difabel, penyuluh agama Katolik, dan tokoh umat dalam suasana hangat penuh kebersamaan. Perayaan Ekaristi dipimpin Romo Dominikus Bambang Sutrisno, Pr. yang mengajak para adiyuswa tetap bahagia dan bermakna di usia lanjut melalui kehidupan rohani dan aktivitas positif. Suasana semakin semarak dengan penampilan Keroncong Gita Adiyuswa serta iringan gamelan Gita Langen Budoyo.
Penyelenggara Katolik Kankemenag Sleman, CB. Ismulyadi menegaskan bahwa perhatian terhadap kelompok rentan, termasuk para lansia dan difabel, menjadi bagian penting dari penguatan layanan keagamaan berdampak di lingkungan Kemenag Sleman.
âProgram Permata menjadi wujud komitmen Kemenag Sleman untuk terus hadir mendampingi kelompok rentan agar tetap sehat, bahagia, dan bertumbuh dalam kehidupan rohani maupun sosial,â ungkap CB. Ismulyadi.
Ia menambahkan, kehadiran Kemenag tidak hanya sebatas pelayanan administratif, tetapi juga menyentuh aspek kemanusiaan dan pendampingan spiritual bagi masyarakat yang membutuhkan perhatian khusus. Menurutnya, penyuluh agama memiliki peran strategis dalam menghadirkan layanan yang humanis, inklusif, dan penuh empati bagi para adiyuswa.
Ketua Komunitas Adiyuswa, Henricus Usman, menyampaikan apresiasi atas perhatian dan pendampingan yang diberikan Kemenag Sleman kepada komunitas lansia di wilayah Santo Don Bosco.
âKami merasa diperhatikan dan ditemani. Kehadiran Kemenag Sleman menjadi semangat tersendiri bagi para adiyuswa untuk tetap aktif, sehat, dan bahagia,â tutur Henricus.
Dalam kesempatan tersebut, Romo Bambang juga menyampaikan harapan agar pendampingan serupa dapat menjangkau para romo sepuh di Panti Wreda Domus Pacis. Kehadiran tim Penyelenggara Katolik dan para penyuluh agama dinilai mampu menjadi penguat semangat sekaligus pengobat rindu bagi para lansia yang membutuhkan perhatian dan pendampingan.

Melalui kegiatan ini, Kankemenag Sleman kembali meneguhkan komitmennya dalam memperkuat layanan keagamaan yang ramah kelompok rentan, sejalan dengan semangat Asta Protas Kementerian Agama RI untuk menghadirkan pelayanan yang inklusif, humanis, dan berdampak nyata bagi seluruh lapisan masyarakat. (isa)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berdiskusi.