Kankemenag Sleman News (Humas) â Dalam rangka memperkuat komitmen pembangunan Zona Integritas menuju Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM), Kantor Kementerian Agama Kabupaten Sleman menggelar Rapat Koordinasi Subbagian Tata Usaha, Kamis (2/7/2026), di Ruang Menawan 2.
Rapat dipimpin Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Sleman Nadhif, didampingi Kepala Subbag Tata Usaha Sangaji, serta diikuti 33 peserta dari unsur Keuangan, Kepegawaian, dan Umum.
Dalam arahannya, Nadhif menegaskan bahwa Subbag Tata Usaha memiliki peran sentral dalam mendukung tata kelola organisasi melalui lima bidang utama, yaitu perencanaan dan penganggaran, kepegawaian, keuangan, ketatausahaan, serta tata laksana. Kelima bidang tersebut. Menurutnya, merupakan satu kesatuan yang saling berkaitan sehingga membutuhkan koordinasi dan kolaborasi yang kuat.
“Kelima tugas ini tidak bisa berjalan sendiri-sendiri karena satu sama lain saling berkaitan dan beririsan. Jika seluruh tupoksi dijalankan dengan baik, maka pelayanan terbaik kepada masyarakat akan dapat terwujud,” tegas Nadhif.
Ia juga mengingatkan seluruh jajaran agar mulai mempersiapkan diri menghadapi penilaian Tim Penilai Nasional (TPN) bagi satuan kerja yang telah lolos Tim Penilai Internal (TPI). Kesiapan tersebut tidak hanya berfokus pada kelengkapan administrasi, tetapi juga mencakup penataan lingkungan kerja, budaya pelayanan, serta aspek-aspek pendukung lainnya.
“Kita perlu mempersiapkan segala sesuatunya, bukan hanya secara administratif, tetapi juga melalui sentuhan-sentuhan konstruktif agar sejak kesan pertama TPN melihat kesiapan kita sebagai satuan kerja yang siap meraih WBK,” ujarnya.
Rapat koordinasi berlangsung dinamis melalui diskusi interaktif dan pemetaan tugas pada masing-masing unit kerja. Langkah ini dilakukan untuk memastikan pembagian tugas berjalan lebih efektif, menghindari tumpang tindih pekerjaan, sekaligus menyesuaikan dengan adanya penambahan tiga personel pada unit Kepegawaian dan Umum.
Menutup arahannya, Nadhif berharap seluruh jajaran terus meningkatkan kualitas kinerja dan memperkuat semangat kolaborasi dalam memberikan kontribusi terbaik bagi organisasi.
“Mari jadikan setiap kehadiran kita di kantor sebagai kontribusi nyata bagi institusi. Dengan kerja yang solid dan konsisten, insyaallah Kankemenag Sleman layak meraih predikat Wilayah Bebas dari Korupsi,” pungkasnya. (tnf)
ꦏꦱꦀꦭ꧀ꦩꦏ꧀ꦱꦸꦢ꧀ ꦲꦩꦀꦤ꧀ kasil maksud aamiin
Balas komentar