Kankemenag Sleman News (MTsN 9 Slm) – Dua guru Bimbingan dan Konseling (BK) MTsN 9 Sleman, Rustamaji dan Anang Setyawan mengikuti kegiatan Musyawarah Guru Bimbingan dan Konseling (MGBK) sebagai upaya meningkatkan profesionalisme dan kompetensi dalam memberikan layanan kepada peserta didik. Kegiatan tersebut dilaksanakan pada Rabu (10/6/2026) di RM Astungkara, Sleman.

Forum MGBK kali ini menghadirkan Tuti Herawati sebagai narasumber dengan materi penyusunan Rencana Pelaksanaan Layanan (RPL) Bimbingan dan Konseling yang mengacu pada Kurikulum Berbasis Cinta. Melalui pemaparan yang disampaikan, peserta memperoleh pemahaman mengenai pentingnya merancang layanan BK yang tidak hanya berorientasi pada penyelesaian masalah peserta didik, tetapi juga menanamkan nilai-nilai kasih sayang, empati, penghargaan terhadap keberagaman, serta penguatan karakter.

Tuti Herawati menjelaskan bahwa Kurikulum Berbasis Cinta mendorong guru BK untuk menghadirkan layanan yang humanis dan menyentuh kebutuhan peserta didik secara utuh. Penyusunan RPL BK perlu disesuaikan dengan karakteristik siswa serta tantangan yang mereka hadapi, sehingga layanan yang diberikan dapat lebih efektif dan bermakna.

Selama kegiatan berlangsung, para peserta tidak hanya mendapatkan materi secara teoritis, tetapi juga diajak untuk menyusun contoh RPL BK yang dapat diterapkan di madrasah masing-masing. Diskusi interaktif dan berbagi pengalaman antarguru BK turut mewarnai kegiatan tersebut sehingga peserta memperoleh banyak inspirasi dalam mengembangkan layanan BK.

Anang mengungkapkan bahwa kegiatan MGBK memberikan wawasan baru dalam merancang layanan konseling yang lebih relevan dengan kebutuhan peserta didik saat ini.

“Melalui kegiatan ini, kami mendapatkan pemahaman tentang bagaimana menyusun RPL BK yang selaras dengan Kurikulum Berbasis Cinta. Nilai-nilai kasih sayang, kepedulian, dan penghargaan terhadap peserta didik menjadi hal penting yang perlu diintegrasikan dalam setiap layanan BK,” ujarnya.

Keikutsertaan dua guru BK MTsN 9 Sleman dalam forum MGBK ini merupakan bentuk komitmen madrasah untuk terus meningkatkan kualitas layanan bimbingan dan konseling. Diharapkan, ilmu dan pengalaman yang diperoleh dapat diimplementasikan di MTsN 9 Sleman guna mendukung terwujudnya lingkungan madrasah yang ramah, nyaman, dan berpihak pada tumbuh kembang peserta didik. (Ik/dpj)