Kemenag Sleman News (MTsN 4 Sleman) – Sebanyak 191 siswa kelas VII MTsN 4 Sleman mengikuti kegiatan Perkemahan Pramuka yang berlangsung selama tiga hari, mulai Sabtu hingga Senin, (13-15/6/2026) di Bumi Perkemahan Dewi Tanggal Sari, Duwet, Wukirsari, Cangkringan, Sleman. Kegiatan yang merupakan program tahunan madrasah ini mengusung tema “Pramuka Berprestasi dengan Kemandirian dan Disiplin Tinggi” sebagai upaya membentuk karakter peserta didik yang tangguh dan bertanggung jawab.

Perkemahan diikuti oleh seluruh siswa kelas VII dengan didampingi dua pembina dan 30 panitia. Sebelum berangkat menuju lokasi, peserta mengikuti upacara pelepasan di madrasah. Suasana penuh semangat tampak dari para siswa yang antusias mengikuti setiap rangkaian kegiatan yang telah disiapkan.

Pada hari pertama, peserta mengikuti berbagai lomba kepramukaan yang menuntut kerja sama dan keterampilan regu. Kegiatan tersebut meliputi lomba mendirikan tenda, yel-yel, Peraturan Baris Berbaris (PBB), serta morse. Selain melatih kemampuan teknis kepramukaan, lomba-lomba tersebut juga menanamkan nilai disiplin, kreativitas, dan kekompakan antaranggota regu.

Hari kedua diisi dengan kegiatan outbound yang menantang sekaligus menyenangkan. Peserta juga mengikuti berbagai perlombaan, seperti memasak ketela rambat, menaksir tinggi dan kecepatan angin, semaphore, hasta karya, pionering, serta fashion show busana adat. Melalui kegiatan tersebut, siswa diajak untuk berpikir kreatif, memecahkan masalah, dan mengembangkan jiwa kepemimpinan.

Pada malam hari, suasana perkemahan semakin meriah dengan pelaksanaan upacara api unggun dan pentas seni. Setiap regu menampilkan pertunjukan terbaiknya di hadapan peserta lain. Kegiatan ini menjadi ajang untuk menumbuhkan rasa percaya diri sekaligus mempererat persaudaraan dan kebersamaan antaranggota Pramuka MTsN 4 Sleman.

Kepala MTsN 4 Sleman, Harsoyo, menyampaikan bahwa kegiatan perkemahan memiliki peran penting dalam pembentukan karakter peserta didik. “Tema Pramuka Berprestasi dengan Kemandirian dan Disiplin Tinggi tidak hanya menjadi slogan kegiatan, tetapi harus tercermin dalam sikap dan perilaku siswa sehari-hari. Melalui perkemahan ini, siswa belajar mandiri, disiplin, bertanggung jawab, serta mampu bekerja sama dengan baik,” ungkapnya.

Wakil Kepala Madrasah Bidang Kesiswaan MTsN 4 Sleman, Yusmanto, menyampaikan bahwa perkemahan menjadi sarana pembelajaran yang efektif untuk membentuk karakter siswa di luar ruang kelas. “Melalui kegiatan perkemahan ini, kami ingin siswa memiliki karakter yang kuat sebagai bekal menghadapi tantangan di masa depan,” ujarnya. (epr)