Kemenag Sleman News (MTsN 4 Sleman) – Musyawarah Kerja Kelompok Kepala Sekolah (MKKS) SMP/MTs se-Pokja Kapanewon Sleman menggelar upacara gabungan yang berlangsung khidmat di MTsN 4 Sleman, Senin (27/4/2026). Kegiatan ini menjadi momentum penting dalam menumbuhkan semangat persatuan dan kebersamaan di kalangan pelajar lintas sekolah.

Upacara diikuti oleh seluruh siswa, guru, dan tenaga kependidikan MTsN 4 Sleman, serta perwakilan dari 12 sekolah lainnya. Peserta yang hadir terdiri dari siswa, guru, tenaga kependidikan, hingga kepala sekolah, sehingga menciptakan suasana kebersamaan yang kuat dan penuh semangat kolaborasi.

Bertindak sebagai pembina upacara, Kepala SMP Negeri 5 Sleman, Ardhini Meikhana Sari, menyampaikan amanat yang sarat makna. Dalam pesannya, ia menegaskan bahwa kegiatan upacara bersama bukan sekadar rutinitas, melainkan sarana strategis untuk mempererat persatuan di tengah keberagaman.

“Upacara bersama ini menjadi wadah untuk menjalin persatuan dan kebersamaan. Perbedaan yang kita miliki justru harus menjadi kekuatan untuk saling melengkapi, bukan menjadi pemisah. Dari sini, kita belajar untuk saling mengenal, menghargai, dan bekerja sama,” tegas Ardhini dalam amanatnya.

Kepala MTsN 4 Sleman, Harsoyo, turut menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan tersebut. Ia menilai bahwa sinergi antar sekolah melalui kegiatan bersama seperti ini sangat penting dalam membangun karakter peserta didik. “Kami sangat menyambut baik kegiatan ini sebagai langkah nyata memperkuat ukhuwah dan kebersamaan antar pelajar. Semoga kegiatan seperti ini terus berlanjut dan memberi dampak positif bagi perkembangan karakter siswa,” ungkapnya.

Pelaksanaan upacara berlangsung tertib dan penuh khidmat. Para peserta menunjukkan sikap disiplin. Momen ini juga menjadi ajang silaturahmi yang mempererat hubungan antar sekolah di wilayah Kapanewon Sleman. Usai pelaksanaan upacara, kegiatan dilanjutkan dengan Pembinaan Remaja Usia Sekolah yang diikuti oleh perwakilan anggota OSIS se-Pokja Kapanewon Sleman untuk meningkatkan kapasitas kepemimpinan, karakter, serta peran aktif siswa dalam menciptakan lingkungan sekolah yang positif dan inspiratif. (epr)