Kemenag Sleman News (Humas Kemenag) â âDari kegiatan ini nantinya jemaah milenial akan tertarik dengan konten penyuluhan Bapak Ibu. Strategi dakwah tidak hanya menyentuh jemaah kolonial, tetapi juga milenial.â Demikian pesan Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Sleman, H. Nadhif, S.Ag., M.S.I, saat membuka Pelatihan Pembuatan Konten Kreatif Materi Penyuluhan yang digelar di Aula Lantai 3 Kemenag Sleman, Senin (3/11/2025).
Kegiatan yang diinisiasi Seksi Bimbingan Masyarakat Islam ini diikuti oleh 48 penyuluh agama Islam dari 10 KUA se-Kabupaten Sleman. Pelatihan berlangsung mulai pukul 08.00 hingga 12.30 WIB, dan difokuskan untuk meningkatkan kemampuan penyuluh dalam menyusun materi dakwah berbasis media digital yang menarik dan relevan dengan perkembangan zaman.
Dalam arahannya, H. Nadhif menegaskan pentingnya etika digital dalam berdakwah di dunia maya.
âBicara media sosial sudah dikenalkan oleh Al-Qurâan. Kita harus memegang etika digital. Bukan hanya sekadar punya misi dakwah, tetapi juga memegang teguh nilai-nilai etika digital,â ujarnya.
Ia juga mengingatkan prinsip penting bagi penyuluh dalam bermedia sosial: âSaring sebelum sharing, tabayun sebelum posting.â
Menurutnya, penyuluh agama Islam harus bijak dan bertanggung jawab dalam menyampaikan pesan dakwah agar tidak menimbulkan kesalahpahaman di masyarakat.
Lebih lanjut, H. Nadhif mengajak para penyuluh menjadi âpenyuluh propheticâ, yaitu penyuluh yang berlandaskan nilai ilahiah dan kenabian, menjunjung tinggi nilai humanis, serta menghormati nilai kemanusiaan.
âPenyuluh juga harus menjunjung nilai liberalis yang menekankan kebebasan berpikir dan berekspresi, serta nilai transendental yang berorientasi pada ibadah,â tambahnya.
Menurutnya, pelatihan ini penting karena tantangan penyuluh agama di era digital semakin berat. Melalui kegiatan ini diharapkan lahir para penyuluh yang kreatif, inovatif, dan berpihak pada generasi milenial, sehingga mampu menjadi motor penggerak menuju Indonesia Emas 2045.

Kepala Seksi Bimas Islam Ahmad Fauzi, selaku penanggung jawab kegiatan, menyampaikan terima kasih atas dukungan pimpinan dan partisipasi aktif seluruh penyuluh. Ia berharap pelatihan ini menjadi momentum peningkatan kualitas dakwah penyuluh agama Islam di Sleman agar semakin efektif dan sesuai dengan dinamika masyarakat modern.
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berdiskusi.