Kantor Kementerian Agama Kabupaten Sleman dalam meningkatkan kualitas layanan keagamaan kembali diwujudkan melalui peletakan batu pertama pembangunan Balai Nikah dan Layanan Keagamaan (BNLK) KUA Godean Tahun Anggaran 2026, Rabu (3/6/2026).

Kegiatan yang berlangsung di lokasi pembangunan tersebut dihadiri anggota DPRD Sleman Bambang Sigit, Panewu Godean Harso Wasono, Lurah Sidoagung Edy Utomo, Kapolsek Godean, Ketua FKUB Godean, jajaran Kanwil Kemenag DIY, Kepala Kankemenag Sleman H. Nadhif, pelaksana konstruksi, serta warga sekitar.

Pembangunan BNLK KUA Godean merupakan program strategis Kanwil Kemenag DIY yang dilaksanakan bersama Kankemenag Sleman sebagai upaya memperkuat sarana layanan keagamaan di tingkat kecamatan. Kehadiran gedung baru ini diharapkan mampu mendukung layanan nikah, bimbingan keluarga, zakat, wakaf, kemasjidan, dan layanan keagamaan lainnya agar semakin nyaman dan profesional.

Plt. Kepala Bidang Urais Kanwil Kemenag DIY, Nurhuda, menyampaikan bahwa pembangunan BNLK merupakan investasi pelayanan jangka panjang bagi masyarakat. Ia menjelaskan, proyek tersebut ditargetkan selesai dalam waktu 120 hari kalender.

“Pembangunan ini bukan sekadar menghadirkan gedung baru, tetapi menghadirkan ruang layanan yang lebih layak dan berkualitas bagi masyarakat. Kami berharap proses pembangunan dapat berjalan lancar, tepat mutu, tepat waktu, dan memberikan manfaat sebesar-besarnya bagi umat,” ujarnya.

Nurhuda menegaskan, keberhasilan pembangunan ini tidak terlepas dari kolaborasi yang kuat antara Kanwil Kemenag DIY dan Kankemenag Sleman dalam menghadirkan layanan keagamaan yang semakin representatif dan mudah diakses masyarakat.

Sementara itu, Kepala Kankemenag Sleman, H. Nadhif, mengapresiasi dukungan Kanwil Kemenag DIY yang terus mendorong peningkatan sarana dan prasarana layanan keagamaan di Sleman. Menurutnya, pembangunan BNLK KUA Godean menjadi simbol transformasi layanan sekaligus bukti nyata sinergi kelembagaan dalam menjawab kebutuhan masyarakat.

“BNLK KUA Godean diharapkan menjadi pusat layanan keagamaan yang semakin modern, nyaman, dan bermanfaat bagi masyarakat,” kata Nadhif.

Pembangunan ini sejalan dengan semangat Asta Protas Kementerian Agama RI dalam memperkuat tata kelola kelembagaan dan meningkatkan kualitas layanan publik, sehingga manfaatnya dapat dirasakan secara langsung oleh masyarakat.(isa)