Kemenag Sleman News (MTsN 4 Sleman) â Mengawali rangkaian kegiatan dalam rangka memperingati Hari Santri Nasional tahun 2025, MTsN 4 Sleman menggelar kegiatan Muqoddaman Al-Qurâan di Masjid Al Madinah, Jumat (17/10/2025). Kegiatan ini berlangsung khidmat dengan diikuti oleh seluruh siswa, guru, dan pegawai madrasah.
Peringatan Hari Santri Nasional tahun ini mengusung tema âMengawal Indonesia Merdeka, Menuju Peradaban Duniaâ. Slogan âMengawal Indonesia Merdekaâ menegaskan peran penting santri sebagai benteng moral dan spiritual bangsa. Sementara itu, frase âMenuju Peradaban Duniaâ mencerminkan visi besar bahwa santri masa kini tidak hanya berkiprah di ranah domestik, tetapi juga mampu berkontribusi dalam membangun peradaban global melalui pemikiran, karya intelektual, dan aksi nyata di berbagai bidang kehidupan.
Kepala MTsN 4 Sleman, Harsoyo, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas terlaksananya kegiatan Muqoddaman Al-Qurâan ini. Harsoyo menegaskan bahwa kegiatan keagamaan seperti ini sangat penting dalam membentuk karakter positif peserta didik. âPeringatan Hari Santri merupakan momentum untuk meneguhkan jati diri santri sebagai generasi berakhlak, cinta tanah air, dan siap berkontribusi bagi bangsa serta peradaban dunia,â ungkap Harsoyo.

Lebih lanjut, Harsoyo berharap kegiatan Muqoddaman Al-Qurâan dapat menjadi tradisi baik yang terus dilestarikan di MTsN 4 Sleman. Menurutnya, kecintaan terhadap Al-Qurâan harus ditanamkan sejak dini agar menjadi fondasi kuat dalam menghadapi tantangan zaman yang semakin kompleks. Harsoyo juga mengajak seluruh warga madrasah untuk meneladani nilai-nilai perjuangan para ulama dan santri yang telah berperan besar dalam menjaga keutuhan bangsa.
Kegiatan Muqoddaman Al-Qurâan dipimpin oleh Muhammad Tamyiz selaku koordinator acara. Dalam arahannya, Tamyiz menyampaikan bahwa kegiatan ini menjadi momentum untuk memperkuat spiritualitas santri serta menumbuhkan semangat kebersamaan di lingkungan madrasah. âMelalui Muqoddaman Al-Qurâan, kita ingin membumikan nilai-nilai Al-Qurâan dalam kehidupan sehari-hari. Santri harus menjadi teladan dalam akhlak, disiplin, dan semangat belajar,â ujarnya.
Seluruh peserta tampak antusias mengikuti kegiatan ini. Setiap siswa, guru, dan pegawai mendapat bagian untuk membaca satu juz Al-Qurâan sehingga secara keseluruhan tercapai khataman lengkap tiga puluh juz. Acara Muqoddaman Al-Qurâan ditutup dengan pembacaan doa khotmil Qurâan yang dipimpin oleh Muhammad Tamyiz, memohon keberkahan serta kekuatan iman bagi seluruh keluarga besar MTsN 4 Sleman. (epr)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berdiskusi.