Peringatan Hari Amal Bakti (HAB) ke-48 MTsN 9 Sleman yang dirangkai dengan Haflah At Tasyakur li Tahfidzil Qurâan siswa kelas IX Tahun Ajaran 2025/2026, Selasa (28/4/2026),
Kegiatan ini dihadiri Kepala Kantor Kemenag Sleman H. Nadhif, Kabid Dikmad Sidik Pramono, Plt Kasi Dikmad Tri Wahyuni, Pengawas Madrasah Asih Budiati, serta unsur pemerintah kalurahan dan tokoh masyarakat.
Momentum milad ke-48 ini menjadi refleksi kematangan madrasah dalam menghadirkan pendidikan yang unggul, adaptif, dan berdampak. Sejalan dengan nilai Asta Protas Kemenag: Berakhlak dan Berdampak, MTsN 9 Sleman terus menguatkan identitas sebagai madrasah boarding berbasis tahfidz dan teknologi informasi yang responsif terhadap kebutuhan zaman.
Kepala MTsN 9 Sleman, Siti Juwariyah, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas dukungan seluruh pihak. Ia menegaskan bahwa usia 48 tahun menjadi tonggak kedewasaan lembaga untuk terus berinovasi dan berprestasi.
Di usia ke-48 yang semakin matang, MTsN 9 Sleman berkomitmen menjadi madrasah tahfidz unggul berbasis IT yang berdampak. Terima kasih atas sinergi seluruh pihak yang telah mengantarkan berbagai prestasi, termasuk Adiwiyata Nasional dan ratusan capaian siswa sepanjang 2025,â ujarnya.
Rangkaian kegiatan milad turut diisi dengan bakti sosial, karnaval budaya, hingga literasi penerbitan antologi puisi karya guru, pegawai, dan siswa. Pada kesempatan yang sama, sebanyak 18 siswa tahfidz kelas IX mengikuti prosesi tasyakur dengan capaian hafalan hingga 7 juz, sebagai wujud nyata keberhasilan program unggulan madrasah.
Kepala Kantor Kemenag Sleman, H. Nadhif, menyampaikan apresiasi dan harapan besar terhadap MTsN 9 Sleman sebagai barometer madrasah di DIY.
âAlhamdulillah, selamat dan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan ini. Usia MTsN 9 semakin dewasa, semoga semakin berkualitas, unggul, dan menjadi destinasi serta barometer MTs di DIY. Hari Amal Bakti ini bukan sekadar peringatan, tetapi momentum menatap masa depan agar madrasah terus maju dan memberi dampak nyata,â ungkapnya.
Ia juga menegaskan bahwa keberhasilan program tahfidz menjadi bagian penting dalam mendukung visi Sleman Religi yang diusung Kankemenag Sleman.
âTasyakur tahfidz ini adalah bukti nyata keberhasilan pembinaan karakter religius. Ini menjadi kontribusi strategis dalam menguatkan Sleman Religi melalui generasi Qurâani yang unggul,â tambahnya.
Dengan semangat kolaborasi dan komitmen bersama, MTsN 9 Sleman terus melangkah sebagai madrasah yang tidak hanya unggul dalam prestasi, tetapi juga mampu memberikan dampak luas bagi masyarakat dan masa depan pendidikan Islam. (isa)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berdiskusi.