Kemenag Sleman News ( MTsN 2 Sleman) — MTsN 2 Sleman kembali menunjukkan komitmennya dalam membentuk generasi yang berkarakter religius melalui kegiatan Ujian Tahfidz bagi siswa kelas 7 dan 8 yang dilaksanakan pada Selasa (2/6/2026). Kegiatan ini menjadi bagian dari program penguatan pembelajaran Al-Qur’an sekaligus evaluasi capaian hafalan siswa selama mengikuti program tahfidz di madrasah.

Ujian tahfidz dilaksanakan untuk mengukur kemampuan siswa dalam menjaga hafalan, kelancaran membaca, serta pemahaman terhadap ayat-ayat Al-Qur’an yang telah dipelajari. Kegiatan ini diikuti dengan penuh semangat oleh para siswa sebagai bentuk tanggung jawab dalam meningkatkan kualitas hafalan mereka.

Kepala MTsN 2 Sleman, Dra. Hj. Titik Susilawati, M. Pd., menyampaikan apresiasi atas pelaksanaan kegiatan tersebut. Menurutnya, program tahfidz merupakan salah satu upaya madrasah dalam membekali siswa tidak hanya dengan kemampuan akademik, tetapi juga dengan nilai-nilai keagamaan.

“Ujian tahfidz ini menjadi salah satu bentuk evaluasi untuk mengetahui perkembangan hafalan siswa. Kami berharap kegiatan ini dapat menumbuhkan kecintaan peserta didik terhadap Al-Qur’an serta membentuk pribadi yang disiplin, istiqamah, dan berakhlak mulia,” ungkap Kepala Madrasah.

Beliau menambahkan bahwa keberhasilan program tahfidz membutuhkan dukungan dari seluruh pihak, baik guru, siswa, maupun orang tua.

“Kemampuan menghafal Al-Qur’an membutuhkan proses dan ketekunan. Oleh karena itu, madrasah terus memberikan pendampingan agar siswa dapat menjaga hafalannya dan terus meningkatkan prestasinya,” tambahnya.

Koordinator Tahfidz MTsN 2 Sleman, Hendro Kusuma, S. Pd. I., menjelaskan bahwa ujian tahfidz menjadi momen penting bagi siswa untuk mengevaluasi hasil belajar mereka.

“Kegiatan ujian ini bukan hanya untuk penilaian, tetapi juga sebagai motivasi bagi siswa agar lebih semangat dalam menghafal dan menjaga hafalannya. Kami berharap siswa semakin dekat dengan Al-Qur’an dan mampu menerapkan nilai-nilai yang terkandung di dalamnya dalam kehidupan sehari-hari,” jelasnya.

Salah satu peserta ujian tahfidz, Hafiz, siswa kelas 7, mengungkapkan rasa senangnya dapat mengikuti kegiatan tersebut.

“Saya merasa senang bisa mengikuti ujian tahfidz. Kegiatan ini membuat saya lebih semangat untuk menghafal dan memperbaiki bacaan Al-Qur’an. Saya berharap hafalan saya terus bertambah dan bisa lebih baik lagi,” tutur Hafiz.

Sementara itu, Salma, siswa kelas 8, menyampaikan bahwa ujian tahfidz menjadi pengalaman yang berharga baginya.

“Ujian tahfidz ini mengajarkan kami untuk lebih disiplin dalam menjaga hafalan. Saya merasa termotivasi untuk terus murojaah agar hafalan tetap lancar,” ujar Salma.

Melalui kegiatan ujian tahfidz ini, MTsN 2 Sleman berharap dapat mencetak generasi muda yang tidak hanya unggul dalam bidang akademik, tetapi juga memiliki kecintaan terhadap Al-Qur’an dan karakter yang kuat. Program tahfidz akan terus dikembangkan sebagai bagian dari upaya madrasah dalam mewujudkan peserta didik yang berprestasi dan berakhlak mulia.(dwk)