Kemenag Sleman News — Semangat membentuk generasi Rabbani sejak usia dini tampak dalam kegiatan Manasik Haji RA Kabupaten Sleman Tahun 2026 yang digelar di Lapangan Pemda Kabupaten Sleman, Sabtu (16/5/2026).

Kegiatan yang diikuti 1.953 siswa RA se-Kabupaten Sleman bersama 275 pendamping tersebut menjadi wujud nyata sinergi antara Kantor Kementerian Agama Kabupaten Sleman, Pemerintah Kabupaten Sleman, serta lembaga pendidikan dalam memperkuat pendidikan karakter dan keagamaan anak-anak sejak dini.

Hadir dalam kegiatan tersebut Kabag Kesra Setda Sleman Wiyoto Widodo, Kasubbag TU Kankemenag Sleman H. Sangaji mewakili Kepala Kantor Kemenag Sleman, Plt Kasi Dikmad, jajaran pengawas madrasah dan PAI, serta para guru dan pendamping RA se-Kabupaten Sleman.

Ketua Panitia Penyelenggara, Sri Ngadiyati, menyampaikan bahwa kegiatan manasik haji anak tahun ini diselenggarakan oleh Kelompok Kerja RA Kabupaten Sleman dengan mengusung tema “Membentuk Generasi Rabbani yang Cinta Islam.” Ia menjelaskan, pelaksanaan kegiatan dibagi dalam dua sesi agar peserta tetap nyaman dan tidak terlalu lama berada di bawah terik matahari.

“Melalui manasik haji ini kami ingin mengenalkan ibadah haji sejak dini, menanamkan kecintaan kepada Islam, mempererat ukhuwah Islamiyah, sekaligus melatih kesabaran anak-anak. Semoga langkah kecil ini menjadi awal lahirnya generasi yang cinta Allah dan kelak diberi kesempatan menunaikan ibadah haji yang sesungguhnya,” ujar Sri Ngadiyati.

Mewakili Kepala Kantor Kemenag Kabupaten Sleman, Kasubbag TU H. Sangaji menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan tersebut. Menurutnya, manasik haji anak menjadi bagian penting dalam membangun fondasi nilai keagamaan dan spiritualitas peserta didik RA sejak dini.

“Kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian dan ikhtiar bersama dalam mengenalkan rukun Islam kelima kepada anak-anak. Kami berharap pengalaman ini menumbuhkan cita-cita dan semangat mereka untuk kelak dapat menunaikan ibadah haji secara nyata di Tanah Suci,” ungkap Sangaji.

Sangaji menegaskan, Kankemenag Sleman terus memperkuat sinergi bersama Pemkab Sleman, dunia pendidikan, dan masyarakat dalam menghadirkan layanan pendidikan dan keagamaan yang inklusif guna mendukung terwujudnya Sleman Religi dan masyarakat yang berkeadaban.

Sementara itu, Kabag Kesra Setda Sleman Wiyoto Widodo menyebut manasik haji anak menjadi sarana menanamkan nilai-nilai keislaman dan karakter sejak dini. “Kami berharap kegiatan ini mendukung visi Bupati Sleman dalam mewujudkan masyarakat yang berkeadaban,” ujarnya saat membuka kegiatan.

Dengan mengucapkan Bismillahirrahmanirrahim, Wiyoto Widodo resmi membuka Manasik Haji Kecil RA Kabupaten Sleman Tahun 2026 yang berlangsung lancar, tertib, dan penuh semangat kebersamaan. (isa)