âKankemenag Sleman News (MAN 5 Slm) â Manajemen MAN 5 Sleman terus berkomitmen mengawal kualitas kompetensi para siswanya di dunia industri. Komitmen ini diwujudkan melalui agenda monitoring berkala program Praktik Kerja Lapangan (PKL) Keterampilan Tata Boga yang berlangsung dalam rentang waktu 15 Juni hingga 11 Juli 2026.
âPada periode ini, sebanyak 53 siswa Keterampilan Tata Boga diterjunkan langsung untuk menimba ilmu di 22 tempat dunia usaha dan dunia industri (DUDI).
Industri yang menjadi mitra kerja sama kali ini bergerak di berbagai sektor kuliner strategis, mulai dari restoran, toko roti, hingga kafe. Tiga di antaranya yang turut dikunjungi dalam agenda monitoring ini adalah Puri Mataram Resto, Omega Bakery, dan Saba Cafe & Coffee.
âEka Widyaningrum, S.Pd., selaku guru pengampu Keterampilan Tata Boga sekaligus tim monitoring, mengungkapkan rasa bangganya terhadap etos kerja yang ditunjukkan oleh para siswa di lapangan.
â”Melalui monitoring intensif ini, kami ingin memastikan bahwa keahlian yang diajarkan di dapur madrasah benar-benar selaras dengan standar operasional di industri kuliner. Kami bersyukur, 53 siswa kami mampu beradaptasi dengan cepat. Pihak manajemen kafe, resto, maupun bakery tempat mereka magang memberikan apresiasi tinggi terhadap kedisiplinan, kerapian, serta ketahanan kerja anak-anak,” ujar Eka Widyaningrum, S.Pd.
âDukungan penuh terhadap program ini juga ditegaskan oleh Kepala MAN 5 Sleman, Mucharom, S.Ag., M.S.I. Beliau menyampaikan bahwa pengalaman nyata di belasan DUDI ini merupakan bekal yang sangat mahal bagi masa depan siswa.
â”Kegiatan PKL di 22 tempat ini adalah bentuk nyata dari implementasi madrasah plus keterampilan. Kami tidak hanya ingin mencetak lulusan yang mahir secara teori, tetapi juga profesional yang siap pakai di industri kuliner. Semoga pengalaman intensif selama hampir dua bulan ini mampu membentuk mentalitas wirausaha yang kuat bagi anak-anak kami,” tutur Mucharom, S.Ag., M.S.I.
âKegiatan monitoring yang berjalan sepanjang tengah tahun ini diharapkan dapat terus mempererat sinergi kerja sama antara MAN 5 Sleman dengan dunia industri, sekaligus menjadi bahan evaluasi untuk peningkatan kurikulum keterampilan boga ke depan. (ms/dpj)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berdiskusi.