Kemenag Sleman News (MTsN 2 Sleman) – Dalam rangka memperingati peristiwa agung Israâ Miâraj Nabi Muhammad SAW 1447 Hijriah, MTsN 2 Sleman menyelenggarakan pengajian pada Senin (19/1) bertempat di Masjid Darul Arkom MTsN 2 Sleman. Kegiatan ini diikuti oleh seluruh siswa, guru, serta tenaga kependidikan sebagai bagian dari penguatan karakter religius warga madrasah.
Pengajian Israâ Miâraj menghadirkan penceramah Ustads Subagyo, S.Ah., M.Si., yang menyampaikan tausiah penuh makna mengenai perjalanan spiritual Rasulullah SAW dari Masjidil Haram ke Masjidil Aqsa hingga Sidratul Muntaha. Dalam ceramahnya, Ustads Subagyo menekankan bahwa peristiwa Israâ Miâraj menjadi dasar diwajibkannya salat lima waktu sebagai tiang agama yang harus dijaga oleh setiap muslim.
âSalat bukan sekadar kewajiban, tetapi sarana membangun kedisiplinan, kejujuran, dan akhlak mulia. Jika salatnya baik, insyaallah perilaku dan akhlaknya juga akan baik,â tutur Ustads Subagyo di hadapan para siswa yang menyimak dengan antusias.
Kepala MTsN 2 Sleman, Dra. Hj. Titik Susilawati, M.Pd., dalam sambutannya menyampaikan bahwa peringatan Israâ Miâraj merupakan momentum penting untuk menanamkan nilai-nilai keimanan dan ketakwaan sejak dini. Ia berharap kegiatan keagamaan seperti ini mampu membentuk pribadi siswa yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga berkarakter Islami.
âMelalui pengajian Israâ Miâraj ini, kami berharap siswa MTsN 2 Sleman semakin memahami makna ibadah, khususnya salat, dan mampu mengamalkannya dalam kehidupan sehari-hari dengan penuh kesadaran dan tanggung jawab,â ungkapnya.
Koordinator Keagamaan MTsN 2 Sleman, Ibu Tiwi, menjelaskan bahwa kegiatan pengajian Israâ Miâraj merupakan bagian dari program pembinaan keagamaan madrasah yang rutin dilaksanakan setiap tahun. Menurutnya, kegiatan ini menjadi sarana efektif untuk memperkuat karakter religius serta menumbuhkan kecintaan siswa terhadap ajaran Islam.
âKami ingin nilai-nilai yang disampaikan dalam pengajian ini tidak berhenti pada kegiatan hari ini saja, tetapi dapat diterapkan oleh siswa dalam kehidupan sehari-hari, baik di lingkungan madrasah, keluarga, maupun masyarakat,â jelas Ibu Tiwi.
Antusiasme siswa terlihat jelas selama kegiatan berlangsung. Salah satu siswa kelas VII, Haura, mengaku senang dan mendapatkan banyak pelajaran berharga dari pengajian Israâ Miâraj tersebut.
âSaya jadi lebih paham tentang perjalanan Israâ Miâraj dan pentingnya menjaga salat lima waktu. Semoga ke depannya saya bisa lebih disiplin dan lebih baik lagi,â ujar Haura. Kegiatan pengajian berlangsung dengan tertib dan khidmat hingga akhir acara. Melalui peringatan Israâ Miâraj 1447 H ini, MTsN 2 Sleman berharap seluruh warga madrasah dapat mengambil hikmah dari peristiwa Israâ Miâraj Nabi Muhammad SAW serta menjadikannya sebagai motivasi untuk meningkatkan kualitas ibadah dan akhlak mulia.(dwk)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berdiskusi.