
Kemenag Sleman News (MTs Negeri 3 Sleman) â Salah satu guru MTs Negeri 3 Sleman, Siti Zaujah Damayanti, M.Pd. menghadiri acara Kongres Pancasila XII yang diselenggarakan oleh Pusat Studi Pancasila Universitas Gadjah Mada pada Kamis-Jumat (26-27 September 2024) bertempat di Balai Senat Universitas Gadjah Mada. Kegiatan tersebut merupakan program diskusi interaktif untuk mengupas karakter kebangsaan dan nilai-nilai Pancasila yang bertujuan untuk mengupayakan internalisasi nilai-nilai pancasila di tengah kehidupan masyarakat Indonesia.
Mengusung tema âPancasila Nyawa Bangsa: Menghalau Kemorosotan Moral dalam Praktik Penyelenggaraan Berbangsa dan Bernegaraâ, acara tersebut dikemas dalam dua hari dengan materi tiga panel sesi. Pada hari pertama (Kamis, 26/09/2024) pukul 09.00-10.00 WIB menyuguhkan Keynote Speaker âPancasila sebagai Panduan Etika Berbangsa dan Bernegaraâ oleh Gubernur HB X yang diwakili Asisten Bidang Perekonomian dan Pembangunan Setprov DIY Tri Saktiyana. Selanjutnya, disusul dengan diskusi panel pertama pada pukul 10.00-12.00 WIB dengan materi âKonsepsi Republik sebagai Gagasan Negara Idealâ oleh tiga narasumber; Airlangga Pribadi Kusman, Ph.D. (Dosen Politik Universitas Airlangga), Agus Wahyudi, Ph.D. (Dosen Filsafat UGM), serta Rocky Gerung (pengamat politik). Jeda Ishoma, pukul 13.00-15.00 WIB dilanjutkan dengan diskusi panel kedua dengan materi âRefleksi Moral Aktualisasi Pancasila dalam Kehidupan Berbangsa dan Bernegaraâ oleh tiga narasumber; Dr Sukidi (Cendekiawan PP Muhammadiyah), Prof. Dr. Zuly Qodir, M.Ag. (Guru Besar Politik Islam UMY), dan Mahfud MD (Mantan Menko Polhukam RI).

Pada hari kedua (Jumat, 27/09/2024) panel sesi terakhir dimulai pukul 08.00-11.00 WIB mengupas tuntas tentang âPraktik Etika dalam Penyelenggaraan Negaraâ oleh tiga narasumber; Prof. Dr. Wening Udasmoro, S.S., M.Hum, DEA (Guru Besar UGM), Prof. Dr. Ani Purwanti, S.H., M.Hum. (Guru Besar UNDIP), dan Garin Nugroho (Sutradara).
Dalam menyampaikan materinya, seluruh narasumber menjelaskan dengan komunikatif menggunakan bahasa yang mudah difahami oleh peserta kongres. Siti Zaujah Damayanti, M.Pd., guru MTs Negeri 3 Sleman merasa sangat beruntung dapat mengikuti kegiatan tersebut.
“Kongres Pancasila XII telah menjadi katalis untuk akademisi, praktisi, dan masyarakat luas. Bukan hanya diskusi teori melainkan menawarkan solusi sehingga mampu memberikan sumbangsih nyata dalam memperkaya wawasan dan pemahaman terhadap nilai-nilai Pancasila,” papar guru Seni Budaya tersebut. (hil)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berdiskusi.