Kemenag Sleman News (MTsN 8 Sleman) â Kepala MTsN 8 Sleman, Agus Sholeh, S.Ag., memberikan sambutan sekaligus arahan dalam kegiatan Pembinaan Moderasi Beragama bagi guru dan pegawai yang dilaksanakan pada Rabu (17/06/2026) di Aula MTsN 8 Sleman. Kegiatan yang mengusung tema âPrinsip Ukhuwah dalam Moderasi Beragamaâ tersebut menghadirkan narasumber H. Arif Mahfud, S.Ag., M.S.I., Wakil Ketua Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kabupaten Sleman Periode 2025â2030.
Dalam sambutannya, Agus Sholeh menegaskan bahwa moderasi beragama merupakan salah satu nilai penting yang harus terus diperkuat di lingkungan madrasah. Menurutnya, guru dan tenaga kependidikan memiliki peran strategis dalam menanamkan sikap toleran, menghargai perbedaan, dan menjaga kerukunan kepada peserta didik.
âMadrasah tidak hanya bertugas mencetak siswa yang unggul secara akademik, tetapi juga membentuk generasi yang memiliki karakter kuat, mampu menghargai keberagaman, serta menjunjung tinggi nilai-nilai persaudaraan dan kebersamaan,â ungkapnya.
Ia menyampaikan bahwa kehidupan masyarakat Indonesia yang majemuk menjadi anugerah yang harus dijaga bersama. Oleh karena itu, seluruh warga madrasah perlu menjadi teladan dalam membangun budaya dialog, saling menghormati, dan mengedepankan sikap moderat dalam kehidupan sehari-hari.
Agus Sholeh juga mengapresiasi kehadiran FKUB Kabupaten Sleman yang selama ini aktif mengedukasi masyarakat tentang pentingnya menjaga kerukunan antarumat beragama. Ia berharap materi yang disampaikan dapat menambah wawasan sekaligus memperkuat komitmen seluruh guru dan pegawai dalam mengimplementasikan moderasi beragama di lingkungan madrasah.
âSemoga melalui kegiatan ini, kita semakin memahami pentingnya ukhuwah dalam kehidupan bermasyarakat. Mari bersama-sama mewujudkan lingkungan madrasah yang harmonis, penuh toleransi, dan menjadi contoh dalam menjaga kerukunan,â ujarnya.
Lebih lanjut, Agus Sholeh mengajak seluruh peserta untuk menjadikan slogan FKUB Kabupaten Sleman, âDamai, Rukun, Bahagia,â sebagai semangat bersama dalam menjalankan tugas dan pengabdian di dunia pendidikan.
âJika suasana damai dan rukun dapat kita bangun di madrasah, maka insyaallah akan tercipta lingkungan kerja yang nyaman dan membahagiakan. Dari sinilah nilai-nilai kebaikan akan tumbuh dan diteladani oleh para siswa,â tambahnya.
Sambutan Kepala MTsN 8 Sleman tersebut menjadi pembuka yang menguatkan tujuan kegiatan, yakni mempererat ukhuwah dan meningkatkan pemahaman tentang moderasi beragama di kalangan guru dan pegawai. Dengan semangat kebersamaan, MTsN 8 Sleman berkomitmen untuk terus menjadi madrasah yang tidak hanya unggul dalam prestasi, tetapi juga menjadi pelopor dalam menanamkan nilai-nilai kerukunan, toleransi, dan persaudaraan. (idw)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berdiskusi.