Kemenag Sleman News — Kantor Kementerian Agama Kabupaten Sleman terus menunjukkan komitmennya dalam memperkuat layanan pendidikan agama yang inklusif dan berdampak melalui kegiatan Monitoring Ujian Sekolah Berstandar Daerah (USBD) Pendidikan Agama dan Budi Pekerti (PAPB) di SD Negeri Kadisobo II, Rabu (20/5/2026).

Monitoring dilakukan langsung Kepala Kantor Kemenag Sleman, H. Nadhif. Kehadirannya disambut hangat Kepala SDN Kadisobo II, Sri Murtini, bersama Guru PAI Margiyati dan jajaran guru.

Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya penguatan layanan pendidikan agama yang berkualitas bagi peserta didik. Selain itu, monitoring juga mencerminkan sinergi antara Kementerian Agama dan satuan pendidikan dalam mendukung program Sleman Religi serta implementasi nilai Asta Protas Kemenag RI, khususnya layanan pendidikan yang berdampak dan kolaboratif.

Dalam kesempatan itu, H. Nadhif mengapresiasi kerja sama yang terjalin baik antara sekolah dan Kementerian Agama dalam mendampingi pembentukan karakter peserta didik melalui pendidikan agama dan budi pekerti.

“Kami berterima kasih atas sinergi bersama para guru dalam memberikan layanan pendidikan terbaik bagi anak-anak. Semoga hasil USBD ini mampu membawa prestasi dan mengharumkan nama sekolah di Kabupaten Sleman,” ujarnya.

Sementara itu, Sri Murtini menyampaikan rasa syukur atas perhatian dan monitoring langsung dari Kepala Kantor Kemenag Sleman. Ia menyebut, pelaksanaan USBD PAPB tahun ini diikuti 26 siswa yang dibagi dalam dua gelombang ujian.

“Kami merasa bangga dan bersyukur mendapat kunjungan langsung dari Kepala Kantor Kemenag Sleman. Kehadiran ini menjadi motivasi besar bagi sekolah, guru, dan siswa untuk terus meningkatkan kualitas pendidikan,” ungkapnya.

Melalui monitoring ini, Kankemenag Sleman kembali menegaskan komitmennya dalam menghadirkan layanan pendidikan agama yang ramah, berkualitas, dan menjangkau seluruh peserta didik lintas agama secara adil dan berkelanjutan melalui penguatan kolaborasi dengan berbagai pihak.(isa)