Kemenag Sleman News â Pasca penilaian Zona Integritas oleh Tim Penilai Internal (TPI) Inspektorat Jenderal Kementerian Agama RI beberapa waktu lalu, Kantor Kementerian Agama Kabupaten Sleman terus melakukan pembenahan dan sigap menindaklanjuti berbagai catatan dari tim penilai. Komitmen tersebut diwujudkan melalui agenda Pencermatan Penguatan Program Inovasi Kemenag Sleman yang digelar pada Senin (18/5/2026) sore di Smartroom kantor setempat.
Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Sleman, Nadhif didampingi Kasubbag TU Sangaji menegaskan optimisme bahwa Kemenag Sleman mampu melaju ke tahap penilaian berikutnya oleh Tim Penilai Nasional (TPN) Kemenpan RB RI.
âBersama Kepala KUA Depok, Mlati dan Godean, kita akan menjadikan calon pengantin di Kabupaten Sleman khususnya di tiga kecamatan ini sebagai role model CAPING (Calon Pengantin Peduli Lingkungan) melalui program Bimbingan Perkawinan,â tegas Nadhif.
Melalui inovasi CAPING, Kemenag Sleman berupaya menanamkan kesadaran peduli lingkungan sejak awal pembentukan keluarga. Edukasi tentang kepedulian terhadap lingkungan diharapkan tidak berhenti pada kegiatan seremonial, tetapi mampu memberikan dampak nyata di tengah masyarakat mulai dari lingkup keluarga hingga lingkungan sekitar.
Selain CAPING, Kemenag Sleman juga terus menguatkan inovasi PERMATA (Pelayanan Ramah Masyarakat Rentan). Program ini tidak hanya menghadirkan layanan ramah kelompok rentan di lingkungan kantor, namun juga memperluas jangkauan pelayanan kepada masyarakat yang membutuhkan melalui layanan jemput bola seperti pansus dan Jempol Keren.
Penguatan inovasi tersebut menjadi bagian dari upaya Kemenag Sleman dalam membangun budaya kerja yang responsif, inklusif, dan berdampak nyata bagi masyarakat. Dengan sinergi seluruh tim pembangunan Zona Integritas, Kemenag Sleman optimis dapat menghadirkan layanan publik yang semakin berkualitas sekaligus memperkuat langkah menuju predikat Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK). (tnf)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berdiskusi.