Kemenag Sleman News – Semangat menghadirkan layanan keagamaan yang ramah bagi semua kembali ditunjukkan Kantor Kementerian Agama Kabupaten Sleman. Melalui Penyelenggara Zakat dan Wakaf, Kemenag Sleman mengundang dan memberikan santunan kepada 40 anak yatim, piatu, dan penyandang disabilitas dari madrasah, Kantor Urusan Agama (KUA), serta Rumah Zakat dalam kegiatan Lebaran Yatim dan Disabilitas 2026 yang digelar di Aula Lantai 3 Kankemenag Sleman, Kamis (25/6/2026).
Kegiatan yang diawali dengan Zoom Nasional bersama Direktorat Jenderal Bimas Islam ini merupakan bagian dari peringatan Muharram 1448 H bertajuk âFestival Pesan Inklusif dari Jiwa Anak untuk Negeriâ. Melalui koordinasi dan fasilitasi Penyelenggara Zakat dan Wakaf Kankemenag Sleman, kegiatan ini menjadi momentum penguatan gerakan zakat yang tidak hanya berorientasi pada penyaluran bantuan, tetapi juga menghadirkan ruang kepedulian dan kebahagiaan bagi anak yatim serta penyandang disabilitas. Hadir Kepala Kankemenag Sleman H. Nadhif didampingi Plt. Penyelenggara Zakat dan Wakaf, Plt. Kasi Bimas Islam, serta mitra strategis BAZNAS, BKPRMI, JATMAN, dan DMI Kabupaten Sleman.
Dalam sambutannya, Kepala Kankemenag Sleman H. Nadhif menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah berkolaborasi menyukseskan kegiatan tersebut. Menurutnya, respons cepat berbagai pihak dalam menindaklanjuti arahan Direktorat Jenderal Bimas Islam mencerminkan kuatnya kepedulian bersama terhadap anak yatim, piatu, dan penyandang disabilitas.
“Kegiatan ini bukan sekadar penyaluran bantuan, tetapi juga ruang bagi mereka untuk menunjukkan potensi, menyampaikan harapan, dan menegaskan bahwa setiap anak memiliki kesempatan yang sama untuk tumbuh, berkarya, dan berkontribusi bagi bangsa,” ujarnya.

Ia menambahkan, kegiatan ini menjadi wujud penguatan nilai kemanusiaan, kepedulian sosial, serta penghormatan terhadap martabat setiap individu tanpa memandang latar belakang maupun kondisi fisik.
Sementara itu, Ketua BAZNAS Sleman H. Krisyanto, menyampaikan apresiasinya atas kolaborasi pelayanan umat yang terjalin bersama Kemenag Sleman dan berbagai mitra. Menurutnya, zakat tidak hanya berorientasi pada penghimpunan dana, tetapi juga memastikan manfaatnya dapat dirasakan secara nyata oleh masyarakat yang membutuhkan.
“Kami berharap sinergi ini semakin memperkuat kepedulian sosial dan menghadirkan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat,” pungkasnya.
Kegiatan ini menjadi wujud nyata komitmen Kementerian Agama dalam menghadirkan layanan keagamaan yang inklusif, memperkuat harmoni sosial, dan memberdayakan umat. Lebih dari sekadar bantuan, kegiatan ini menegaskan pengakuan atas hak, potensi, dan masa depan anak-anak yatim serta penyandang disabilitas.
Suasana hangat dan penuh kebersamaan mewarnai jalannya kegiatan. Senyum bahagia yang terpancar dari para peserta menjadi bukti bahwa kepedulian dan kolaborasi mampu menghadirkan harapan serta semangat baru bagi mereka yang membutuhkan. (isa)
Alhamdulillah Manfaat berkah
Balas komentar