Kemenag Sleman News â Kantor Kementerian Agama Kabupaten Sleman menggelar kegiatan Mentoring Kecakapan IT bagi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK). Kegiatan ini dilaksanakan dalam durasi enam kali pertemuan yang berlangsung mulai Senin (29/6/2026) hingga Jumat (10/7/2026) mendatang.
Dalam sambutannya, Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Sleman, Nadhif menegaskan bahwa kegiatan tersebut merupakan langkah strategis untuk meningkatkan kapasitas dan kompetensi digital para PPPK di lingkungan Kankemenag Sleman.
“Kegiatan ini untuk menindaklanjuti kebijakan dari Kanwil Kemenag DIY agar PPPK melek IT sehingga optimal dalam memberikan pelayanan,” tegasnya.
Nadhif juga memberikan motivasi kepada seluruh peserta agar mengikuti setiap sesi mentoring dengan penuh semangat dan kesungguhan.
Menurutnya, kesempatan memperoleh pendampingan secara intensif seperti ini merupakan peluang yang sangat berharga untuk meningkatkan kompetensi diri.
“Sebetulnya tidak semua pegawai juga memahami lebih jauh tentang IT, namun tidak semuanya berkesempatan mendapatkan mentoring. Karena itu, manfaatkan kesempatan emas ini sebaik-baiknya,” pesannya.
Kegiatan mentoring diikuti oleh 163 peserta yang dibagi dalam dua lokasi pelaksanaan, yakni MAN 1 Sleman dengan 62 peserta dan MAN 2 Sleman dengan 61 peserta, sementara peserta lainnya mengikuti sesi pada pembagian kelas berikutnya sesuai jadwal yang telah ditetapkan.
Selama enam kali pertemuan, peserta akan memperoleh berbagai materi yang dirancang untuk meningkatkan kecakapan digital, mulai dari pengenalan perangkat keras (hardware), pengelolaan teknologi informasi, hingga pembuatan infografis, desain grafis, dan videografis sebagai media pendukung pelayanan serta publikasi.
Melalui kegiatan ini, Kankemenag Kabupaten Sleman berharap seluruh PPPK mampu mengembangkan kompetensi teknologi informasi secara berkelanjutan sehingga dapat menghadirkan pelayanan yang semakin profesional, efektif, inovatif, dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat. (tnf)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berdiskusi.