Kemenag Sleman News â Komitmen membangun generasi muda yang religius dan berkarakter ditandai melalui penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) Program Sleman Religi antara Kankemenag Sleman dan sejumlah organisasi keagamaan di Kabupaten Sleman. Penandatanganan tersebut menjadi langkah bersama untuk menguatkan peran masjid sebagai pusat pembinaan generasi sekaligus mengoptimalkan layanan keagamaan bagi masyarakat, yang berlangsung di Aula Lantai 3 Kankemenag Sleman, Kamis (25/6/2026).
Penandatanganan MoU yang melibatkan BAZNAS, BKPRMI, JATMAN, DMI, dan mitra keagamaan lainnya ini dilaksanakan bersamaan dengan kegiatan Lebaran Yatim dan Disabilitas 2026. Kolaborasi tersebut diharapkan mampu memperluas jangkauan program keagamaan, sosial, dan pemberdayaan umat secara lebih inklusif dan berkelanjutan.
Kepala Kankemenag Sleman, H. Nadhif, menegaskan bahwa masjid harus menjadi ruang yang dekat dengan generasi muda. Menurutnya, tantangan kehidupan yang semakin kompleks membutuhkan generasi yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga memiliki kekuatan karakter, spiritualitas, dan ketahanan mental.
“Masjid harus menjadi rumah bagi generasi muda. Dari masjid lahir karakter, akhlak, kepedulian sosial, dan nilai-nilai kehidupan yang akan menjadi bekal mereka menghadapi masa depan,” ujarnya.

Nadhif menambahkan, gerakan memakmurkan masjid oleh Gen Z merupakan investasi peradaban yang penting. Generasi yang tumbuh dekat dengan masjid akan memiliki keseimbangan kecerdasan intelektual, emosional, sosial, dan spiritual yang menjadi fondasi kuat dalam mengarungi berbagai dinamika kehidupan.
Melalui penguatan sinergi ini, Kemenag Sleman bersama seluruh mitra keagamaan berkomitmen menghadirkan Program Sleman Religi yang tidak hanya memakmurkan masjid, tetapi juga melahirkan generasi yang berakhlak mulia, peduli sesama, dan siap menjadi agen kebaikan di tengah masyarakat. (isa)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berdiskusi.