Kemenag Sleman News — Suasana khidmat menyelimuti pelaksanaan Salat Iduladha 1447 H di Masjid Agung Sleman. Momentum Iduladha tahun ini menjadi pengingat pentingnya peran keluarga dalam menjaga generasi muda di tengah derasnya pengaruh digital dan media sosial, Rabu (27/5/2026).

Bertindak sebagai khatib, Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Sleman, H. Nadhif, menyampaikan khutbah bertema “Melahirkan Generasi Ahsanu ‘Amala”. Dalam khutbahnya, Nadhif mengajak umat menjadikan Iduladha bukan sekadar ibadah kurban, tetapi juga momentum memperkuat pendidikan iman dan akhlak dalam keluarga.

“Anak-anak hari ini akrab dengan gawai, tetapi jangan sampai hatinya jauh dari nilai iman dan akhlak. Orang tua harus hadir menjadi teladan dan penguat karakter anak-anaknya,” tegas Nadhif di hadapan jamaah.

Ia menjelaskan, keteladanan Nabi Ibrahim a.s., Hajar, dan Nabi Ismail a.s. menjadi contoh nyata bagaimana keluarga beriman mampu melahirkan generasi tangguh, taat, dan berintegritas. Menurutnya, pendidikan iman harus dimulai dari rumah melalui komunikasi yang baik, keteladanan, dan penguatan adab sejak dini.

“Pendidikan terbaik bukan hanya tentang ilmu pengetahuan, tetapi juga bagaimana menanamkan cinta kepada Allah SWT, membangun akhlak, dan membentuk pribadi yang bertanggung jawab,” imbuhnya.

Pelaksanaan Salat Iduladha di Masjid Agung Sleman turut dihadiri jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Sleman, pimpinan instansi vertikal, kepala OPD, tokoh agama, serta berbagai unsur masyarakat di wilayah Kabupaten Sleman. Kehadiran lintas sektor tersebut menjadi simbol kuatnya sinergi antara pemerintah daerah, Kementerian Agama, dan berbagai elemen masyarakat dalam memperkuat kehidupan keagamaan di Sleman.

Momentum ini juga menegaskan komitmen Kementerian Agama Kabupaten Sleman bersama Pemerintah Kabupaten Sleman dalam menghadirkan layanan keagamaan yang inklusif, harmonis, dan berdampak bagi masyarakat melalui semangat Sleman Religi.

Melalui khutbah Iduladha tersebut, Kemenag Sleman berharap lahir generasi ahsanu ‘amala, yakni generasi yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga kuat iman, berakhlak mulia, serta mampu memberi manfaat bagi umat dan bangsa. (isa)