Kemenag Sleman News — Kantor Kementerian Agama Kabupaten Sleman terus memperkuat sinergi dan kerja sama lintas kementerian, termasuk dengan Kementerian Haji dan Umrah, dalam rangka menghadirkan layanan terbaik bagi jamaah haji. Komitmen tersebut diwujudkan melalui kegiatan Manasik Haji Terintegrasi yang digelar di Masjid Agung Sleman, Kamis (3/2/2026).

Kepala Kantor Kemenag Sleman, H. Nadhif, hadir dalam kegiatan tersebut bersama jajaran pimpinan Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Kabupaten Sleman. Manasik ini juga dihadiri jajaran Kementerian Haji dan Umrah DIY serta seluruh jamaah haji Kabupaten Sleman tahun 2026.

Manasik haji terintegrasi menjadi bagian penting dalam menyiapkan jamaah secara menyeluruh, tidak hanya dalam pemahaman tata cara manasik, tetapi juga kesiapan mental dan spiritual menjelang keberangkatan ke Tanah Suci.

Pelaksana Tugas Kepala Kanwil Kementerian Haji dan Umrah DIY, Jauhar Musthofa, mengapresiasi pelaksanaan manasik yang digelar secara kolaboratif tersebut. Menurutnya, Kabupaten Sleman memiliki peran strategis dalam penyelenggaraan haji di DIY.

“Kabupaten Sleman menjadi penyangga utama jamaah haji DIY. Hampir separuh jamaah haji DIY berasal dari Sleman, sehingga persiapan seperti ini sangat strategis dan penting,” ujarnya.

Ia juga mengingatkan bahwa waktu menuju penyelenggaraan ibadah haji tahun 2026 semakin dekat. Oleh karena itu, seluruh jamaah diharapkan dapat mengikuti rangkaian manasik dengan sungguh-sungguh sebagai bekal utama dalam pelaksanaan ibadah.

Sementara itu, Kepala Kantor Kemenag Sleman dalam wawancara dengan kontributor menegaskan bahwa manasik haji terintegrasi merupakan wujud nyata sinergi antar-kementerian dalam meningkatkan kualitas layanan haji.

“Manasik ini adalah ikhtiar bersama untuk memastikan jamaah Sleman siap secara lahir dan batin, sehingga dapat menunaikan ibadah haji dengan aman, nyaman, dan mabrur,” ungkapnya.

Melalui kegiatan ini, Kemenag Sleman berharap sinergi dengan Kementerian Haji dan Umrah terus diperkuat demi terwujudnya pelayanan haji yang profesional, terpadu, dan berorientasi pada kepentingan jamaah. (isa)