Kemenag Sleman News  Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Sleman, H. Nadhif menghadiri dan memberikan sambutan pada kegiatan Haflah At Tasyakur Lil Ikhtitam ke-37 Pondok Pesantren Assalimiyyah yang digelar di Halaman Api Pondok Pesantren Assalimiyyah, Rabu.(4/1/2026)

Dalam sambutannya, H. Nadhif menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas terselenggaranya kegiatan keagamaan yang dinilai sangat mulia, termasuk inisiasi fasilitas pertemuan serta pelaksanaan walimatul iftitah. Ia berharap seluruh ikhtiar yang dilakukan membawa keberkahan dan manfaat bagi umat.

“Atas nama Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Sleman, kami mengapresiasi dan mengaturkan terima kasih atas inisiasi kegiatan ini. Semoga membawa barokah dan kemanfaatan untuk kita semua,” ujarnya.

H. Nadhif menegaskan bahwa pondok pesantren merupakan lembaga pendidikan yang hingga kini tetap teguh dan istiqamah dalam mengawal serta meneruskan risalah Rasulullah Muhammad Shallallahu Alaihi Wasallam. Pesantren, menurutnya, memiliki peran penting dalam membentuk kepribadian dan akhlak generasi bangsa.

“Pesantren adalah lembaga pendidikan yang konsisten mengawal syariat dan risalah Rasulullah SAW. Lurusnya kepribadian anak-anak dan generasi kita banyak dipelopori oleh pesantren,” tegasnya.

Ia menambahkan, salah satu misi utama Rasulullah SAW adalah memastikan generasi mampu membaca, memahami, dan mengamalkan Al-Qur’an. Proses tersebut tidak hanya berhenti pada kemampuan membaca, tetapi meningkat pada tahapan tahfidz hingga pendalaman makna dan kandungan Al-Qur’an.

“Pada malam walimatul ikhtitam ini, kita bersyukur dan ikut berbahagia karena anak-anak kita telah berhasil mengkhatamkan Al-Qur’an,” ungkapnya.

Selain itu, H. Nadhif juga menekankan pentingnya misi rahmatan lil ‘alamin dalam pendidikan pesantren. Ia meyakini alumni pesantren akan tumbuh menjadi pribadi yang ramah, menghargai perbedaan, dan membawa kedamaian di tengah masyarakat.

“Insya Allah, alumni pesantren hadir sebagai pribadi yang menyejukkan dan membawa kemaslahatan di manapun berada,” ujarnya.

Lebih lanjut, H. Nadhif menegaskan bahwa keberhasilan membangun generasi berakhlak mulia, berjiwa Qur’ani, dan berwawasan rahmatan lil ‘alamin memerlukan sinergi dan kolaborasi antara Kementerian Agama dan masyarakat, termasuk pondok pesantren.

“Kami menyampaikan terima kasih atas dukungan pondok pesantren dalam menjalankan tugas-tugas Kementerian Agama. Selamat kepada para santri, wali santri, dan para pengasuh. Semoga keberhasilan menghantarkan santri khatam Al-Qur’an menjadi amal yang bermanfaat di dunia dan akhirat,” pungkasnya. (isa)