Kankemenag Sleman News (MTsN 9 Slm)– Suasana penuh rasa syukur, kebahagiaan, dan kehangatan mewarnai penutupan rangkaian Khotmil Qur’an Boarding MTsN 9 Sleman yang digelar pada Jumat (26/6/2026). Setelah seluruh prosesi khataman selesai dilaksanakan, guru, musrifah, santri, serta tujuh orang tua santri yang diundang mengikuti acara sederhana namun berkesan, yakni makan bakso bersama. Kegiatan ini menjadi ungkapan rasa syukur atas capaian para santri dalam menyelesaikan target hafalan Al-Qur’an selama satu semester.
Kegiatan tersebut menjadi momen kebersamaan yang mempererat tali silaturahmi antara keluarga besar boarding MTsN 9 Sleman dengan para orang tua santri. Hadir dalam kesempatan itu para guru, musrifah, seluruh santri boarding, serta orang tua dari tujuh santri peserta khotmil Qur’an yang sengaja diundang untuk menyaksikan secara langsung keberhasilan putra-putri mereka menyelesaikan target hafalan Al-Qur’an. Suasana akrab dan penuh kehangatan tampak mewarnai kebersamaan seluruh peserta selama acara berlangsung.
Tujuh santri yang menjadi peserta khotmil Qur’an pada kesempatan tersebut adalah Zivanna Alifa, Siti Latifatul Aini, Zhafira Naila Rahma, Firda Doarini, Gendhis Nalanahar, Binta Izzah, dan Tiara Putri Aprilia. Kehadiran orang tua menjadi pelengkap kebahagiaan para santri yang telah berjuang selama satu semester dalam menghafalkan Al-Qur’an. Momentum ini diharapkan menjadi penyemangat bagi para santri untuk terus menjaga hafalan serta meningkatkan kecintaan terhadap Al-Qur’an pada masa mendatang

Suasana makan bersama berlangsung penuh keakraban. Guru, musrifah, santri, dan para orang tua duduk berdampingan sambil menikmati semangkuk bakso hangat. Di sela-sela acara, mereka saling berbincang, berbagi pengalaman, dan menyampaikan rasa syukur atas kelancaran seluruh rangkaian khotmil Qur’an.
Kepala Boarding MTsN 9 Sleman, Ami Solichati, menyampaikan bahwa makan bersama bukan sekadar menikmati hidangan, tetapi menjadi wujud syukur atas nikmat yang telah Allah Swt. berikan serta sarana mempererat hubungan kekeluargaan antara madrasah dan orang tua. “Keberhasilan santri menghafalkan Al-Qur’an tidak lepas dari doa, dukungan, dan kerja sama semua pihak, baik guru, musrifah, maupun orang tua. Melalui kebersamaan ini kami ingin mengucapkan terima kasih sekaligus mempererat silaturahmi agar sinergi dalam mendampingi anak-anak terus terjalin dengan baik,” ungkapnya.
Para orang tua pun tampak bangga dan terharu menyaksikan capaian putra-putri mereka. Mereka mengapresiasi program boarding MTsN 9 Sleman yang tidak hanya membimbing santri dalam bidang akademik, tetapi juga membentuk karakter religius melalui program tahfiz Al-Qur’an yang terarah dan berkesinambungan.
Momen makan bakso bersama menjadi penutup yang manis bagi rangkaian Khotmil Qur’an Semester Genap Tahun Ajaran 2025/2026. Kebersamaan yang terjalin diharapkan semakin memperkuat hubungan antara madrasah, keluarga, dan santri dalam mendukung lahirnya generasi Qur’ani yang berprestasi, berakhlak mulia, serta senantiasa mencintai dan mengamalkan Al-Qur’an dalam kehidupan sehari-hari. (im/dpj))
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berdiskusi.