Kemenag Sleman News (MTsN 9 Sleman) – Irmayanti selaku guru Fikih MTsN 9 Sleman, kembali membuktikan keaktifan dan komitmennya dalam meningkatkan kualitas pembelajaran dengan menghadiri kegiatan Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP) Fikih tingkat Kabupaten Sleman. Kegiatan tersebut dilaksanakan pada Kamis (29/1/2026) bertempat di MTs Sunan Pandanaran.
Pertemuan MGMP Fikih ini menjadi wadah bagi para guru Fikih se-Kabupaten Sleman untuk saling berbagi pengetahuan, pengalaman, serta strategi pembelajaran yang inovatif dan relevan dengan perkembangan teknologi pendidikan. Pada kesempatan tersebut, peserta memperoleh materi tentang pengembangan pembuatan soal melalui Learning Management System (LMS) Canva.

Melalui materi tersebut, para guru dibekali keterampilan dalam merancang soal yang lebih menarik, interaktif, dan mudah diakses oleh peserta didik. Pemanfaatan LMS Canva diharapkan dapat mendukung proses evaluasi pembelajaran Fikih agar lebih efektif dan sesuai dengan kebutuhan pembelajaran digital saat ini. Selain itu, pertemuan MGMP juga membahas rencana program character building guru Fikih yang akan menjadi fokus kegiatan MGMP Fikih pada pertemuan mendatang.
Irmayanti menyampaikan bahwa keikutsertaannya dalam MGMP Fikih merupakan bagian dari upaya berkelanjutan untuk meningkatkan profesionalisme guru. Ia berharap hasil dari pertemuan tersebut dapat diimplementasikan dalam pembelajaran di MTsN 9 Sleman agar semakin berkualitas dan bermakna bagi siswa.
Kepala MTsN 9 Sleman, Siti Juwariyah, mengapresiasi keaktifan guru dalam mengikuti forum MGMP. âPartisipasi aktif guru dalam kegiatan profesional seperti MGMP merupakan salah satu kunci peningkatan mutu pendidikan di madrasah,â jelas Siti Juwariyah. Ia menilai forum MGMP menjadi ruang strategis bagi guru untuk saling berbagi pengalaman dan meningkatkan kompetensi pedagogik.
Melalui keikutsertaan dalam MGMP Fikih Kabupaten Sleman ini, MTsN 9 Sleman terus menunjukkan komitmennya dalam mendorong guru untuk berkembang, berinovasi, dan memberikan layanan pendidikan terbaik bagi peserta didik. Upaya tersebut diharapkan berdampak positif pada peningkatan kualitas pembelajaran di kelas secara berkelanjutan. (IM)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berdiskusi.