Kemenag Sleman News â Komitmen memperkuat program Sleman Religi kembali ditegaskan melalui Rapat Kerja Pengurus Daerah Dewan Masjid Indonesia (DMI) Kabupaten Sleman Tahun 2026 di Ruang Sembada Kompleks Pemda Sleman, Sabtu (25/4/2026).
Forum ini mempertemukan berbagai pemangku kepentingan, mulai dari jajaran Kesra, Baznas, Kankemenag Sleman, hingga para pengurus DKM dan takmir masjid se-Kabupaten Sleman, guna merumuskan langkah strategis memakmurkan masjid secara berkelanjutan.
Ketua DMI Sleman, H. Muhammad Masuko, menekankan pentingnya penguatan peran masjid tidak hanya sebagai tempat ibadah, tetapi juga pusat pemberdayaan umat. Ia turut mengangkat perhatian pada kesejahteraan marbot, muadzin, imam, dan takmir melalui keberlanjutan program BPJS Ketenagakerjaan.
âIni bukan sekadar program, tetapi bagian dari ikhtiar bersama dalam dakwah memakmurkan dan dimakmurkan masjid,â ujarnya.
Sementara itu, Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Sleman H. Nadhif menegaskan bahwa penguatan Sleman Religi selaras dengan nilai Asta Protas Kemenag RI, terutama dalam membangun layanan keagamaan yang inklusif dan berdampak.

Salah satu fokus utama yang digarap adalah program Gen Z Makmurkan Masjid, yang dilatarbelakangi keprihatinan atas semakin renggangnya kedekatan generasi muda dengan masjid dibandingkan masa lalu. Jika dahulu masjid menjadi ruang berkumpul, belajar, dan berproses, kini sebagian remaja justru belum menemukan keterhubungan yang kuat dengan aktivitas masjid.
Menurutnya, kondisi tersebut bukan semata karena rendahnya minat generasi muda, tetapi juga karena ekosistem masjid yang belum sepenuhnya adaptif terhadap kebutuhan mereka.
âMasjid harus hadir sebagai ruang yang hidup bagi generasi. Kita perlu membuka ruang peran, kreativitas, dan keterlibatan nyata agar Gen Z merasa memiliki,âtegasnya.
Melalui kolaborasi Kemenag, DMI, dan seluruh elemen masyarakat, masjid diharapkan kembali menjadi pusat peradaban yang mampu membina karakter, memperkuat nilai keagamaan, sekaligus menjawab tantangan zaman secara relevan dan berkelanjutan.(isa)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berdiskusi.