Kemenag Sleman News — Pendidikan karakter keagamaan dan penguatan spiritual menjadi bekal penting dalam menghadapi setiap fase kehidupan. Pesan itulah yang mengemuka dalam kegiatan Pelepasan Murid Kelas XII dan Wisuda Tahfidz MAN 1 Sleman Tahun Pelajaran 2025/2026 yang dihadiri Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Sleman, H. Nadhif, Sabtu (9/5/2026).

Kegiatan berlangsung khidmat dengan dihadiri Kepala MAN 1 Sleman H. Anis Syafa’at, Ketua Komite Parwanto, orang tua siswa, kepala tata usaha, serta seluruh guru dan pegawai MAN 1 Sleman.

Kepala MAN 1 Sleman H. Anis Syafa’at menyampaikan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah mendukung pendidikan dan pembinaan siswa di MAN 1 Sleman. Ia berpesan agar para lulusan terus berjuang dengan semangat dan keikhlasan dalam menapaki fase kehidupan berikutnya.

“Wisuda ini bukan akhir perjalanan, tetapi awal perjuangan baru. Tetaplah berjuang lillah agar selalu mendapat keberkahan dan pertolongan Allah SWT,” ujarnya.

Tahun ini, MAN 1 Sleman mencatat prestasi membanggakan dengan 28 siswa lolos SNBP, 5 siswa diterima melalui SNMPTKIN, serta sejumlah lulusan masuk PTS favorit. Selain itu, wisuda tahfidz meluluskan 20 siswa terbaik dengan capaian hafalan hingga 15 juz.

Sementara itu, Kakankemenag Sleman menegaskan bahwa madrasah harus terus bergerak maju dan berbenah agar mampu melahirkan generasi berprestasi sekaligus berkarakter kuat. Semangat “hari ini harus lebih baik dari hari kemarin” menjadi bagian penting dalam budaya mutu madrasah.

“Bekal spiritual dan ilmu yang diperoleh di madrasah harus menjadi penguat langkah anak-anak dalam menghadapi masa depan. Terus belajar, karena Allah mengangkat derajat orang-orang yang beriman dan berilmu,” pesan H. Nadhif.

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh civitas akademika MAN 1 Sleman atas dedikasi dan kolaborasi dalam memberikan layanan pendidikan terbaik kepada masyarakat. Menurutnya, capaian prestasi akademik maupun tahfidz menjadi bukti nyata komitmen madrasah dalam membangun generasi unggul dan berakhlak.

Penguatan karakter keagamaan, budaya berprestasi, dan semangat kolaborasi tersebut sejalan dengan nilai Asta Protas Kementerian Agama, khususnya dalam penguatan pendidikan keagamaan dan peningkatan kualitas layanan pendidikan madrasah yang adaptif, unggul, dan berdaya saing. MAN 1 Sleman diharapkan terus menjadi madrasah kebanggaan masyarakat sekaligus barometer kemajuan madrasah di Kabupaten Sleman. (isa)